Monopoli Proyek, Persaingan Usaha Jadi Tidak Sehat ?

541 views
image

Ilustrasi

bantenday.com – Lebak – Pengurus Asosiasi Kontraktor Kontruksi Indonesia (AKSI) Kabupaten Lebak, Ahmad Hakiki Hakim mengatakan, persaingan didunia usaha di kabupaten Lebak, Provinsi Banten hingga saat ini belum berjalan secara sehat. Hal ini menyebabkan rendahnya kualitas pengerjaan proyek yang didanai pemerintah.

” Terutama proyek dan/atau kegiatan baik pengadaan barang dan jasa maupun kontruksi khususnya yang bersumber dari APBN/APBD Provinsi/Kabupaten,” ungkap Hakiki, Jum’at, 25 Maret 2016.

Hakiki menduga penyebab persaingan usaha yang tidak sehat itu lantaran adanya dugaan monopoli proyek yang terjadi Lebak. Selama ada monopoli proyek, Hakiki menyakini selama itu pula tidak akan terjadi persaingan usaha yang sehat. Apalagi rekanan bisa dikatakan mampu melaksanakan kegiatan proyek yang secara kualitas dan kuantitas yang patut dibanggakan, apabila masih ada monopoli proyek.

” Proyek atau kegiatan yang bersumber dari anggaran pemerintah itu diduga dikendalikan oleh jaringan penguasa daerah,” ujar Hakiki.

Dijelaskan Hakiki, adanya dugaaan monopoli proyek tersebut terjadi dan dapat dirasakan, bukan hanya secara teknis semata tetapi acap kali dilakukan secara non teknis juga, bahkan ironisnya melalui lembaga resmi yang mengurusi rekanan atau pemborong proyek.

” Kendati sistem pengadaan/lelang sudah menyesuaikan mekanisme aturan yang ada, namun nyatanya ada yang mengendalikan atau dimonopoli,” tukasnnya.(asep/a1)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Penulis: 
author

Isi dengan Komentar anda...