Kemenag Lebak Ikuti Sosialisasi Pentingnya BPJS Ketenagakerjaan

794 views

Didin Haryono (berdiri)  Kepala Pemasaran Wilayah Banten BPJS Ketenagakerjaan Provinsi  Banten  saat menerangkan pentingnya ikut BPJS Ketenaga Kerjaan

LEBAK, BANTENDAY.com – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lebak lakukan soisialisasi manfaat program BPJS Ketenagakerjaan. Dalam sesi pengarahnnya kepala kemenag lebak,  Mewajibkan seluruh guru Madrasah  Ikut Program BPJS Ketenagakerjaan dilaksanakan di Aula Kemenag Lebak Kamis (12/10/2017).

Lebih lnjut kepala Kemenag  Encep Safrudin mewajibkan seluruh dewan guru- guru madrasah, mulai dari RA, MI, MTS dan MA utuk mendaftarkan pada program BPJS Ketenagakerjaan, tetutama para guru Non ASN yang sudah mndaptkan sertifikasi profesi guru dan guru yang mendapatkan tunjangan fungsional dari kementrian Agama.

“Hal ini perlu saya tegaskan, perlu saya wajibkan karena BPJS Ketenagakerjaan itu sangat bermanfaat bagi para pekerja dalam melindungi para guru, pengajar dan pendidik di madrasah – madrasah, trutama dalam memproteksi kemungkinan dari resiko sosial yg mungkin dan pasti terjadi pada mreka,” kata Encep.

Seprti resiko kecelakaan kerja, resiko kematian, resiko pada masa tua dan resiko pada saat pensiun lanjutnya, dengan keikutsertaan BPJS Ketenagakerjaan, maka para guru, pegawai akan merasa aman, tenang, nyaman, dan akan lebih produktif dalam mengajar, karena semua resiko sudah di proteksi oleh BPJS Ketenagakerjaan.

“kenapa saya wajibkan, karena ini printah undang undang nomor 24 tahun 2011 tentang badan penyelenggara jaminan sosial dan pertaturan pemerintahh nomor 85 tentang sanksi bagi yang mengingkarinya. maka dengan ini saya tegaskan dihdapan para  guru yang mendapat sertfikasi yang tidak mendftar akan saya tunda pencairan tunjangannya,”tegas Encep.

Ditambahkannya, lebih lnjut khusus bagi para pengelola yayasan dan lembaga yang tidak mendftrkan karyawanya akan saya pertimbngkan untuk ditinjau dan di tindak lnjut izin operasionalnya. 150 madrasah yang diundang tahap pertama oleh kemenag lngsung diakuisisi menjadi peserta.

Semntara itu, Kepala pemasaran wilayah BPJS Ketenagakerjaan banten, Didin Haryono, menjelaskan, sangat rugi apabila para pekerja dan guru ustad tidak terdftr sebagai pezerta BPJS Ketenagakerjaan.

“kenapa karena dengan hanya Rp.16.200  itu sudah trlindungi minimal dari resiko kecelakaan kerja dan kematian,” ungkap Didin yang juga sebagai alumni Kumala ini.

Disamping memberikan pencerahan pada peserta sosialisasi dia juga mengharapkan peran serta dan proaktif dari pemerintah setempat dalam mensosialisasikan program dan manfaat. terutama segera memberikan cobtoh terbaik, mendftrkan para honorer, TKS dll pada program BPJS Ketenagakerjaan “maka dari itu mari kita sama-sama daftarkan segera ke BPJS Ketenaga kerjaan,” Tutup Didin. (LNH)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Penulis: 
author

Isi dengan Komentar anda...