Jembatan Belum Selesai Sudah Diresmikan, Warga Naik Rakit Lagi

3902 views
image

Ilustrasi

bantenday.com, Lebak- Dari 10 jembatan yang dibangun Kementerian Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Kabupaten Lebak, yang diresmikan Menko PMK, Puan Maharani, ternyata belum selesai dikerjakan seluruhnya.

Seperti pembangunan jembatan gantung Cihambali, di Kecamatan Cibeber. Karena lokasi yang sulit dilalui kendaraan roda empat, sehingga pembangunan jembatan gantung tersebut belum selesai. Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Lebak, Dede Jaelani, saat berbincang bareng wartawan diruang kerjanya, Rabu 23 Maret 2016.

Ia juga mengaku khawatir, kejadian ini akan berdampak pada rencana pembangunan puluhan jembatan gantung lainnya di Kabupaten Lebak ke depan.

“Bahan material bangunannya saja harus diangkut menggunakan jasa ojek karena kendaraan roda empat sulit masuk, karena kendala itulah pembangunan jembatan tersebut belum selesai,” ujarnya.

Rully Sugiharto, anggota DPRD Kabupaten Lebak mengatakan, dari 10  jembatan yang diresmikan Menteri PMK Puan Maharani, beberapa waktu lalu, yang diklaim pemerintah pusat sudah selesai dilaksanakan, dua diantaranya belum selesai.

“Dua jembatan yang masih terbengkalai yakni Jembatan gantung Cihambali di Kecamatan Cibeber dan Jembatan Cidikit di Kecamatan Bayah,” kata Anggota DPRD Lebak, Rully Sugiharto kepada wartawan, senin (21/03/2016).

Rully mengatakan, dua jembatan yang diklaim pemerintah pusat sudah selesai dibangun itu, berada di daerah pemilihannya. Politisi partai Golkar ini mengaku mendapat banyak keluhan dan pertanyaan dari masyarakat terkait dua jembatan yang belum selesai itu.

“Masyarakat di dua kecamatan masih menggunakaan rakit bila hendak menyebrangi sungai, karena pembangunan jembatan tersebut belum selesai. Mestinya, mulai dari teknis pembangunan hingga pada pengawasan pemerintah pusat dengan daerah itu ada koordinasi. Jadi tidak akan terjadi masalah seperti ini,” ujarnya.

Rully menyayangkan pernyataan Menko PMK, Puan Maharani yang menyatakan pembangunan 10 jembatan di Kabupaten Lebak yang di alokasikan pemerintah pusat dari dana APBN tersebut sudah tidak ada masalah.

“Kalau memang sudah clean and clear tidak ada masalah, kenapa dua jembatan itu masih belum selesai,” kata Ketua Komisi II DPRD Lebak ini.

Rohman, warga Desa Cihambali, Kecamatan Cebeber menyatakan, warga terpaksa menggunakan rakit kembali jika hendak melintasi sungai Cimadur. Awalnya, dengan dibangunnya jembatan itu kata Rohman, seluruh warga merasa senang.

“Kami sebagai masyarakat biasa tidak bisa berbuat apa-apa, tapi kalau kami  boleh minta, jembatan tersebut cepat segera diselesaikan. Jangan ditinggalkan begitu saja. Jembatan itu adalah akses utama bagi masyarakat untuk beraktivitas,” tukasnya.(emo/a1)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Penulis: 
author

Isi dengan Komentar anda...