FSPP Lebak Dinilai Tidak Adil Dalam Menentukan Penerima Bantuan Ponpes

5041 views
image

Ist

bantenday.com, Lebak – Pengurus Forum Silaturahmi Pondok Pesantren  (FSPP) Lebak, dinilai tidak adil dalam memfasilitasi penyaluran bantuan stimulan untuk ponpes dari Pemkab Lebak sebesar Rp2,5 miliar untuk 50 ponpes yang ada di Kabupaten Lebak.

” Alhamdulillah lancar kalau Rakeda nya, tapi Ana (saya.red) rasa tidak adil sebab tim survey ponpes yang akan mendapatkan bantuan itu adalah orang-orang K. Pupu, tentu yang mendapatkan adalah ponpes yang pengurusnya mempunyai kedekatan dengan K.Pupu. seharusnya ada kriteria yang jelas bagi ponpes yang layak bantuan. ” ungkap anggota FSPP Lebak, H. Fauzi, kepada bantenday.com melalui pesan singkatnya, sabtu 19 maret 2016.

Dikatakan H. Fauzi, seharusnya FSPP sebagai organisasi yang berhubungan dengan keagamaan, mestinya menjungjung tinggi keadilan, dalam hal apapun.

” Bagaimana kita berdakwah mengajak orang atau mendidik santri utuk berlaku adil, apabila kita sendiri sebagai ustad tidak memberi contoh dengan tindakan. Kita harus malu, dan takut Allah. SWT.” paparnya.

Sebelumnya H.Pupu Mahpudin Ketua FSPP Kabupaten Lebak mengatakan akan terus mengupayakan untuk kemajuan pondok pesantren di Kabupaten Lebak ini.

“Melalui FSPP saya harap pemerintah daerah akan terus membantu kepada setiap pondok pesantren, sebab mereka merupakan generasi penerus bangsa juga merupakan harapan untuk kedepannya, sebab masih banyak PR kita untuk masalah ponpes ini,” katanya.

Pupu yang juga Ketua Baznas Lebak ini, berjanji akan mencoba menganggarkan dari Baznas meski tidak sebesar pemerintah daerah. Namun ini juga bentuk kepedulian terhadap pondok pesantren.

Sementara seorang pemerhati Ponpes Lebak, Mahrom mengatakan, memang ada perhatian pemerintah baik dari Pemkab Lebak ataupun Pemerintah Provinsi Banten untuk Ponpes. Namun sayangnya kata dia, bantuan belum merata dan justru bantuan masuk pada ponpes yang sudah langganan dapat bantuan. Sementara disisi lain, banyak ponpes di Lebak yang luput dari perhatian pemerintah. Akibatnya kata dia ada kesenjangan antara ponpes.

” Betul memang pemerintah selalu menganggarkan untuk sarana keagamaan, baik itu Madrasah, Ponpes, ataupun Mesjid, namun sayangnya belum merata. Saya liat ponpes yang dapat bantuan adalah ponpes ponpes yang pengurusnya dekat dengan kekuasan. Sementara pengrurus ponpes yang ada di Peloksok Lebak tidak dapat perhatian. Sebetulnya mereka sama butuh bantuan. Maka yang terjadi adalah kesenjangan.” ungkapnya.

Atas dasar itu kata dia, pemerintah harus jeli melihat kondisi yang terjadi didunia Ponpes yang ada di Lebak.

”  Apalagi anggaran pemerintah terbatas, hendaknya ponpes yang dapat bantuan, yang jarang bahkan tidak pernah dapat bantuan, jangan yang sudah langganan dapat bantuan, apalagi ini urusan agama tentu harus adil.” katanya.(HZ/a1)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Penulis: 
author

Isi dengan Komentar anda...