Fakrab Banten Mengutuk Keras Aksi Penyerbuan LBH Jakarta

781 views

Ketua Presidium Fakrab Banten Hendayana Musalev Saat di Wawancara Wartawan Beberapa Waktu yang lalu

 

LEBAK, BANTENDAY.com – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta merupakan organisasi yang dilahirkan dari sebuah kesadaran pentingnya memperjuangkan hak-hak rakyat yang mengalami ketidakadilan. LBH adalah rumah demokrasi yang dibangun oleh gerakan rakyat. Tempat dimana rakyat dari berbagai lapisan yang selama ini selalu menjadi korban ketidakadilan hukum dan pembangunan, petani, nelayan, masyarakat adat, buruh, perempuan, kelompok miskin kota dan kelompok marjinal lainnya yang sering kali tidak mendapatkan keadilan.

Dijelaskan Ketua Presidium Front Aktivis Mahasiswa Rakyat Banten (Fakrab) Hendaya Musalev, Selama ini LBH telah mengambil peran penting dalam proses advokasi dan penyadaran yang seharusnya menjadi bagian dari tugas negara, memberikan kesadaran kritis bagi rakyat, memberikan bantuan hukum struktural, khususnya bagi kelompok marjinal.

Bahkan lanjut Musalev, yang patut diingat yakni LBH mendampingi para korban mencari keadilan. LBH berdiri di atas semua ideologi & golongan. Contoh saat mengkritisi Perppu Ormas, advokasi pesantren yang dituduh teroris di bogor bahkan ketika ikut melakukan advokasi terkait persoalan irigasi di Cilograng Lebak serta advokasi lain telah mereka lakukan.

“ Kami mengutuk tindakan anti demokrasi dengan melakukan penyerbuan dan tindakan sewenang-wenang yang dilakukan terhadap LBH yang merupakan salah satu garda demokrasi Indonesia, ini merupakan preseden buruk bagi demokrasi dan merupakan ancaman nyata, situasi ini telah dengan nyata menghinati amanat reformasi,” papar Musalev kepada Bantenday.com Senin (18/9/2017).

Ia berharap semoga penguasa tidak lagi menggunakan kekuasaannya untuk membungkam organisasi masyarakat sipil, membungkam kebebasan berorganisasi, berserikat dan berkumpul sebagaimana yang dijamin oleh Konstitusi.

“Kami mendesak agar negara hadir, memastikan penghormatan, perlindungan dan pemenuhan bagi setiap orang untuk bisa melaksanakan hak konstitusionalnya untuk berserikat dan berkumpul yang secara eksplisit tercantum dalam Undang-Undang Dasar 1945,”pungkasnya. (LNH)

Editor : Lukmanul Hakim

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1
Author: 
author

Isi dengan Komentar anda...