Banyak Pungutan, Pedagang Pasar Subuh Mengeluh

1280 views

bantenday.com, Lebak –  Pedagang pasar subuh di kawasan pasar Lama Jalan Sunan Kalijaga Rangkasbitung, Kabupateb Lebak, mengeluhkan banyaknya iuran yang dibebankan kepada para pedagang. Sebab, dalam sehari pedagang harus membayar sejumlah iuran sampai tujuh kali, sehingga hal itu sangat membebankan para pedagang.

“Beberapa waktu lalu, kami dari LBH-HAM DPD KNPI Lebak menerima pengaduan dari perwakilan pedagang pasar subuh soal banyaknya iuran yang dilakukan oknu kepada para pedagang,” kata ketua LBH – HAM DPD KNPI Lebak, Acep Saepudin.

Kata Acep, dalam pengaduannya pedagang menyampaikan jika setiap hari mereka kerap diminta iuran hingga sebanyak 9 kali oleh orang-orang yang berbeda-beda. Yang menjadi pertanyaan iuran tersebut dinilai tidak jelas untuk retribusi apa, sehingga kondisi itu jelas sangat merugikan para pedagang.

“Pemerintah daerah harus melindungi para pedagang kecil dari pungli tersebut,” kata Acep.

Oleh karenanya, pihaknya mengajak kepada Polri dan TNI di wilayah Kabupaten Lebak serta seluruh masyarakat untuk bersama-sama memberantas praktik-praktik premanisme semacam itu. Terlebih, praktik semacam ini sudah berlangsung cukup lama.

“Kami siap perang terhadap para pelaku pungli di pasar subuh,” tandasnya

Sementara Kepala Bidang Pasar pada kantor Disperindagpas setempat, Dedi Rahmat mengaku akan segera menindaklanjuti keluhan para pedagang. Menurutnya, iuran yang resmi hanya satu yaitu berupa retribusi, adapun iuran yang lain itu disepakati oleh pedagang itu sendiri melalui forum pedagang yang disepakati sebesar Rp 3.000.

“Jika masih ada pungutan lain diluar itu, pedagang harus berani menolak. Nanti coba kita akan tindaklanjuti,” ujarnya. (dinar/a)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Author: 
author

Isi dengan Komentar anda...