Warga Segel SMKN5 Kota Tangerang

1656 views

Ilustrasi penyegelan sekolah

TANGERANG, BANTENDAY.com – Puluhan wali murid yang anaknya tidak diterima dalam pendaftaran siswa baru di SMKN
5 Kota Tangerang yang berada di Jalan Kyai Maja, Kelurahan Panunggangan Utara, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, menyegel gerbang sekolah tersebut.


Kericuhan ini terjadi karena puluhan orang tua siswa merasa kecewa terhadap pihak
sekolah, lantaran anaknya tidak masuk di SMK N 5 itu, akhirnya mereka melakukan aksi penyegelan gerbang sekolah.



Orang tua wali murid menduga, sulitnya masuk sekolah tersebut, diakibatkan praktek pencaloan penjualan formulir pendaftaran oleh sejumlah oknum.

 


Formulir yang beredar diluaran itu membuat geram sejumlah orang tua calon siswa, karena para calo menetapkan harga formulir puluhan juta rupiah untuk setiap formulirnya. 



Orang tua calon siswa, menduga praktek percaloan diamini lantaran calon siswa yang berdomisili diluar lingkungan sekolah, bisa diterima asal sanggup membayar formulir hingga Rp15 juta.



Karena alasan tersebut, sejumlah orang tua calon siswa, melakukan aksi penyegelan gerbang sekolah. Dengan harapan, putra-putri mereka diterima di Sekolah Menengah Kejuruan tersebut.


Aksi penyegelan gerbang sekolah, sempat membuat perhatian sejumlah warga yang
tinggal disekitar sekolah tersebut. 



“Kami kesal dengan pihak sekolah, kami ini kan tinggal disekitar sekolah, kenapa
anak-anak kami tidak diterima. Sedangkan warga yang berdomisili jauh dari sekolah justru diterima, ” kata salah satu warga, yang menolak identitasnya disebutkan.



” Dan satu lagi yang membuat kami marah, adalah praktek percaloan formulir
pendaftaran sekolah, yang dijual hingga puluhan juta. Saya sempat ditawari masuk sekolah sini (SMKN 5) oleh oknum calo dengan harga Rp 5 sampai dengan Rp10 juta,”  kata salah satu peserta aksi penyegelan sekolah.



Sejumlah aktivis di Tangerang menyesalkan kericuhan  di sekolah tersebut, apalagi  setiap penerimaan siswa baru setiap penerimaan siswa baru selalu terjadi kericuhan.



” Kalau sistem yang dibangun oleh Dinas Pendidikan dan instansi yang terkait
tertata bagus, pasti tidak akan terjadi keributan.

Kami sangat menyayangkan kenapa formulir pendaftaran sekolah, banyak beredar diluaran, yang harganya selangit, sehingga orang tua calon siswa, merasa keberatan atas harga formulir yang ditawarkan oleh oknum calo,” kata Agus dari aktivis Garuk KKN, Kamis (30/6/2016). (Gus/A1)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Author: 
author

Isi dengan Komentar anda...