Warga Keluhkan Pembangunan Jembatan Buntu

1218 views

image

bantenday.com, Lebak – Pembangunan jembatan non permanen di Kampung Cibereum, Desa Cidadap, Kecamatan Curugbitung, Kabupaten Lebak yang menghabiskan anggaran Rp500 juta dari dana APBD Lebak tahun 2015 yang dinilai sejumlah kalangan tidak bermanfaat, kini berbuntut panjang.

Pasalanya, selain tidak bermanfaat karena jembatan tersebut dibangun tanpa adanya akses jalan lanjutan yang disebakan perencanaan yang tidak matang, juga dikerjaan asal-asalan.

Pantuan dilokasi, kondisi hasil dari pengerjaan fisik bangunan jembatan sudah kembali mulai rusak dan rawan ambruk. Hal itu terjadi karena jembatan iru dibangun diatas tanah yang labil dan rawan longsor.

Marda (42) warga setempat mengatakan, pembangunan jembatan gantung Cibereum, Desa Cidadap dirasakan sangat kecil manfaatnya, karena tidak adanya akses jalan lanjutan.

Lokasi jembatan yang dibangun itu juga menurut Marda, berada dilokasi yang rawan longsor dan banjir yang bisa menyebabkan jembatan itu ambrol bila musim hujan.

“Saya rasa bangunan jembatan ini tidak maksimal, banyak yang sudah pada rusak lagi padahal bangunan itu baru beberapa bulan selesai dikerjakan.

Jembatan ini tidak akan bertahan lama, waktu dikerjakan tidak ada papan informasi proyek, saya dan warga lainnya melihat dari awal pembangunnya, sepertinya tidak jelas alias uka-uka. Kami tidak tahu anggarannya dari mana,” kata Marda, belum lama ini.

Herman, PPTK pembangunan jembatan Cibereum pada kantor Dinas Bina Marga Pemkab Lebak saat dimintai konfirmasi, pihaknya mengakui proyek pembangunan jembatan tersebut sudah di PHO.

Menurutnya kerusakan oprit pada jembatan itu sudah lama dilakukan perbaikan.

“Kalau masih ada yang rusak lagi nanti kami ke sana, dan saya akan melakukan teguran kepada pelaksananya,” pungkas Herman, Kamis (24/03/) kepada wartawan diruang kerjanya.(emo/a1)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Penulis: 
author

Isi dengan Komentar anda...