Waduh! Ditolak Rujuk Mantan Isteri Kedua Dianiaya Pakai Sajam

558 views

Korban Penganiayaan Mantan Suami (Herti) Warga Kampung Citundun Desa Banjarsari Kecamatan Warunggunung berbaring kesakitan saat Menunjukan bekas Sabetan Sajam (Foto: Bantenday) 

 

LEBAK, BANTENDAY.com –  Herti (44)  warga Kampung Citundun, Desa Banjarsari, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak, Banten, menjadi korban penganiayaan mantan suaminya yaitu Supendi (47). Awalnya pada Jum’at 28 Juli 2017, sekitar pukul 17.00 WIB, Herti sedang ngobrol dengan saudaranya didapur tiba-tiba Supendi datang dan langsung memarahinya lantaran Herti menuduh.

 

Tulisan yang ada di dinding tembok samping rumahnya yang akan dijadijan sebuah usaha bengkel adalah tulisan Supendi karena beralasan isi coretan tersebut  mirip dengan isi Short Message Service (SMS) pada Handphone Herti yang dikirim oleh Supendi.

 

Setibanya didapur, Supendi  langsung mencekik leher korban sampai terjatuh tanpa memberikan kesempatan korban untuk berbicara dan langsung menganiaya dengan menggunakan Senjata Tajam (Sajam) jenis  pisau dibagian dada, sehingga korban terluka dan beruntung kejadian tersebut diketahui kakak korban sehingga tidak mengalami luka yang cukup serius. Setelah kejadian itu, Suherti langsung lari dan mencari ojek untuk melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian, sesampainya di kantor Mapolsek Warunggunung, korban menceritakan kejadian yang dialaminya kepada petugas dan langsung ditindak lanjuti dengan mendatangi rumah korban dan mencari si pelaku. 

 

Saat ditemui wartawan, Herti mengaku, tuduhannya terhadap pelaku yang menulis coretan didinding itu adalah pelaku yang tidak lain adalah mantan suaminya lantaran anak Supendi yang mengatakan langsung kepadanya.

 

 “Ya, anaknya ngaku saat ketemu di warung. Iya bapak saya yang  beli pilok gak tau buat apa,” terang  Herti menirukan anak Supendi saat di temui di kediamannya, Sabtu (29/7/2017).

 

Sebetulnya dari awal Supendi ingin rujuk kembali,  lanjut Herti, tetapi ia tidak mau dan anaknya juga tidak mengijinkan dirinya rujuk kembali dengan Supendi.

“Saya gak mau rujuk kembali dan anak saya juga tidak setuju makanya saya gak mau untuk rujuk, ditambah dari awal dia juga sering datang ke rumah saya dan marah-marah, bahkan saya juga pernah di lempar pake batu,” kata  Herti.

 

Sementara Kanit Reskrim Polsek Warunggunung, Ipda Supar saat di konfirmasi melalui pesan WhatShapp yang dikirim wartawan, pihaknya mengatakan bahwa dalam kasus penganiayaan tersebut masih dalam tahap   minta keterangan saksi.

 

“Kita masih minta keterangan saksi pak ini masih di kantor, siap nanti perkembangannya saya informasikan,” singkatnya. (LNH)

  •  Penulis : Tim
  •  Editor    : Lukmanul Hakim
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1
Author: 
author

Isi dengan Komentar anda...