Turnamen Sepak Bola Jombang  Bersatu, Minim Dukungkan Pemkot Tangsel

924 views

Turnamen sepak bola jombang bersatu
TANGSEL  BANTENDAY.com- Turnamen Sepak Bola Jombang bersatu, minim dukungan dari tokoh dan pejabat Pemkot Tangsel. Hal itu dirasakn pemuda  Alap-Alap Kelurahan Jombang, yang dihelat tanggal 3 September – 1 Oktober 2017, di Lapangan Alap-Alap Kelurahan Jombang Kecamatan Ciputat Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Hal tersebut diungkap pembina panitia maupun pemain yang pernah merumput di laga nasional, atau juga saat ini yang masih eksis demi persepakbolaan Kota Tangsel. 

Jombang Bersatu diikuti 16 tim / klub se Kelurahan Jombang dan pihak panitia tidak memberlakukan tiket bagi penonton yang menjadi suporter bagi tim kesayangannya.
 Sedari awal pelaksanaan dimaksudkan, dalam hal yang utama keinginan bersama untuk merubah image atau paradigma pemuda di wilayah tersebut, bahwa saat lebih maju.

Sekretaris Kelurahan Bambu Apus, Subur, yang juga salah pengurus PSSI Kota Tangsel, sekaligus pembina usia muda klub sepak bola Persitangsel, angkat bicara, seusai pertandingan antara tim Alap Alap Allstar vs Veteren 03, Sabtu (9/9/2017) lalu.
Ia yang mengenakan kostum kuning Alap-alap Allstar, merasa prihatin dan menilai dukungan tokoh setempat maupun pejabat stakeholder terkait, dirasa belum ada perhatian.
“Adik-adik saya semua disini dari panitia hingga rata-rata pemain, meski hari ini kaki saya sakit, tetap bermain untuk memberikan motivasi semangat,” ungkap Subur kepada awak media. 

Baginya kemasyhuran lapangan Alap-alap sudah terkenal hingga sejabodetak. “Alap-alap musti dihidupkan, kejayaan yang dulu harus lebih dibesarkan lagi,” terangnya.

Menurutnya, bahwa wilayah Jombang dan persepakbolaanya terkenal karena Alap-alap. Pembinaan sepak bola perlu didukung  masyarakat, khususnya  stakeholder terkait. 

“Sesuai prinsip saya bahwa musti 4 M (Menanam, Memupuk, Menyiram, Memetik), Jangan Memetik doank, siapa lagi yang menyiram kita, kalau kita tidak perhatian dan sinergi dalam hal ini,” cetusnya. 
Dengan wadah Jombang Bersatu itu kata Subur, di lapangan Alap Alap diharapkan, sebagai ajang pembuktian kepada Pemkot Tangsel, bahwa paradigma masyarakat Kelurahan Jombang sudah berubah.

Masih kata Subur  Persitangsel sendiri telah mengikuti Linus (Lintas Nusantara) dan menjadi Juara Zona 3 Provinsi Banten, beberapa waktu lalu.
“Dan saat ini ikut kompetisi dalam Zona Wilayah Pulau Jawa Bagian Tengah guna mewakili Banten,” ujarnya.

SAndika Eko Prasetyo (29) warga Kampung Masjid RW 05 Kelurahan Jombang, yang juga pemain tim Veteran 03, mengatakan bahwa Shopee di acara Jombang Bersatu sebagai Vendor yang termasuk perusahaan yang peduli dengan kegiatan-kegiatan yang positif.
“Memang kaitannya dengan pemasangan iklan disini, kita ingin berikan hadiah sebagai nilai plus kepuasan kita dari kerjasama ini,” ucap Eko. 

Sebagai anak muda dari Kelurahan Jombang lanjutnya, ingin meneruskan program-program yang lain. 

“Tapi disini banyak masyarakat yang lebih tua/ tokoh-tokoh, pemerintah daerah, terus kalau kita punya kreativitas sendiri, mungkin ngga kita disuport oleh mereka itu,” ujarnya. 

Senada, dalam harapnya, sikap mempererat ikatan tali silaturahmi khususnya masyarakat kelurahan Jombang dan meningkatkan kegiatan positif lainnya. “Karena secara terus terang pribadi saya, agak prihatin dengan pergaulan anak muda sekarang, makanya kegiatan positif seperti ini musti lebih ditingkatkan,” pungkas Eko. 

Dalam pertandingan itu All Star unggul 3-2 atas Veteran 03. Pepertandingan  digelar setiap hari dengan 1 pertandingan dan khusus hari Sabtu-Minggu ada 2 pertandingan dengan sistem setengah kompetisi. Dari 16 klub dibagi 4 grup, masing-masing grup ada 4 klub dengan sistem 4 kali pertemuan dan durasi pertandingan selama 2 X 35 menit.

Reporter: Sugeng 

Editor: LNH

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Author: 
author

Isi dengan Komentar anda...