Tidak Terima Diberitakan Soal Studi Banding, Oknum Kades di Lebak Lecehkan Profesi Wartawan

871 views

Kades Peserta Studi Banding (Foto : Istimewa)

 

LEBAK, BANTENDAY.com – Salah satu Kepala Desa Lebak Parahiang Kecamatan Lewidamar yakni,  Aat Suangsih, kembali berulah setelah dirinya sebelumnya menyebut ketua  Apdesi Lebak, Bedah Khairunisa lebay. 

 

Kali ini Aat Suangsih kembali berulah mengucapkan kalimat yang tidak pantas diucapkan dan terkesan melecehkan profesi wartawan. 

 

Perkataan Aat Suangsih, Kades Lebak Parahiang yang terkesan melecehkan profesi wartawan dikatakanya pada saat pembukaan Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) II Lebak di Stadion Ona Rangkasbitung, (24/7/2017).

 

Kekesalan Aat dirinya diduga tak terima soal keberangkatanya mengikuti studi banding ke Bandung dengan puluhan kades lainnya ramai di beritakan media.

 

Abdul Kohar, salah seorang wartawan media Online yang bertugas di Kabupaten Lebak, saat itu ketika dirinya tengah berbincang dengan dua kepala desa yakni Kades Bojongmanik dan Kades Cibareno di acara pembukaan PORKAB II Lebak didalam stadion Ona Rangkasbitung, Aat Suangsih Kades Lebak Parahiang datang dengan mengucapakan kalimat yang tidak pantas dan terkesan melecehkan profesi wartawan.

 

“Saat saya sedang ngobrol dengan kades Cibareno kecamatan Cilograng, Rustandi. Tiba-tiba Kades Lebak Parahiang datang, lalu bicara ngecapruk kemana-mana. Dia bilang itu wartawan yang memberitakan studi banding bila saya ada rejeki, sepeser pun saya nggak mau ngasih,”ujar Abdul Kohar menirukan ucapan Aat Suangsih. Sabtu, (29/7/2017).

 

Ditambahkannya, Abdul Kohar  ucapan Aat Suangsih yang tidak pantas diucapkan dihadapan wartawan dan dua orang kades saat itu, adalah buntut dari persoalan pemberitaan dari studi banding puluhan Kades ke Bandung.

 

Sementara, Kades Lebak Parahiang, Aat Suangsih saat dikonfirmasi melaui pesan WhatShapp, Ia membantah melecehkan profesi wartawan.

 

“Sumpah saya pak kalau saya ngomong minta uang, siapa yang ngomong. Justru kenapa sekarang saya keluar dari grup semua (Group WA Apdesi Lebak) saya nggak mau pusing. Sampai Bedah (Ketua Apdesi) aja bisa mengadu dombakan saya dengan kades-kades lainnya. Tolong jangan dulu percaya. Saya juga aneh kenapa ko sekarang jadi saya yang jadi sasarannya. Kalau saya mau mempermalukan Kades Bedah juga bisa, tapi saya nggak mau. Nanti saya jelaskan kalau kita ketemu, saya juga bisa bang memfitnah orang. Tapi saya nggak mau apa untungnya, kapan nanti ketemu biar saya jelaskan semua,” kilah Aat.

 

Dijelaskan Aat Suangsih bahwa wartawan ujung-ujungnya minta uang karena kata Aat banyak yang bicara kepada dirinya. “Itu juga banyak yang ngomong, ya paling-paling  ujungnya wartawan minta uang.  Itu juga bukan saya yang ngomong. Saya akui cuma ngomong paling-paling, tak lebih dari itu,” ujarnya. (LNH) 

 

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1
Author: 
author

Isi dengan Komentar anda...