Tidak Mendukung Dalam Pilkades, Saluran Air Ditutup Hingga Banjir

467 views
image

Sejumlah rumah terendam banjir, akibat saluran air ditutup

bantenday.com, Lebak –  Pemilihan Kepala Desa ( Pilkades) lalu rupanya berbuntut panjang.bKarena dianggap tidak memberikan hak suaranya kepada Kepala Desa (Kades) terpilih pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) lalu, salah salah satu anggota keluarga Kepala Desab sengaja menutup saluran air yang ada di pemukiman warga.

Akibatnya ketika hujan turun, rumah warga di kampung Pasir Awi, Desa Sarageni, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, terendam banjir hingga mencapai satu meter,  kejadian tersebut sudah berlangsung selama dua pekan.

Banjir terjadi sejak saluran air yang ada di wilayah kampung tersebut ditutup satu bulan lalu, walaupun warga telah berusaha melakukan penyedotan menggunakan pompa air (Alkon-red) namun hasil nya tetap nihil.

Latif,  salah seorang warga mengatakan,semenjak saluran air ditutup oleh keluarga kepala desa satu bulan lalu, kampungnya menjadi langganan banjir, bahkan sudah dua minggu ini air tidak kunjung surut.

“Sudah hampir dua minggu air tidak surut-surut, apalagi saat ini hujan terus mengguyur. Kami sudah lelah dengan kondisi ini, gara-gara kami tidak memberikan hak suara kepada kepala desa akhirnya kami jadi korban,” jelas nya, kepada wartawan, Rabu (23/03/2016).

Hal senada dikatakan Arsad, akibat konflik pencalonan kepala desa saat itu, saluran air ditutup didaerahnya ditutup Bisri salah seorang keluarga Kades, Akibat nya setiap hujan turun perkampungannya menjadi langganan banjir.

“kenapa harus seperti ini, padahal kan hak pemilihan dilakukan secara demokrasi tanpa harus ada tekanan atau intimidasi lain nya, ini sangat merugikan masyarakat banyak, jika kondisinya sudah seperti ini kami harus berbuat apa? Sementara upaya yang kami lakukan sudah sangat maksimal,” tandas nya.

Warga berharap kepada pemerintah Kabupaten Lebak, agar segera memberikan bantuan pompa air untuk menyedot air yang membanjiri pemukiman warga, serta meminta agar oknum dari keluarga kepala desa untuk di berikan teguran.

Sememtara Hamim Kades Sarageni, Kecamatan Cimarga, mengakui jika saluran air tersebut ditutup oleh Bisri salah seorang saudaranya, karena penutupan saluran air yang dilakukan Bisri alasannya karena banyak sampah yang terbawa oleh air yang masuk ke area pesawahan nya.

Selain itu Hamim pun membenarkan, konflik tersebut berawal dari persoalan pencalonan kepala desa beberapa waktu lalu.

“iya benar pak, selain alasan sampah yang masuk ke sawah milik nya, juga gara-gara pencalonan kepala desa beberapa waktu lalu, tapi saya berjanji akan segera menyelesaikan persoalan ini. Dan kami juga akan segera mencarikan solusi agar banjir di kamping pasir awi dapat segera teratasi,” ungkapnya.(dee/a1)

 

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Penulis: 
author

Isi dengan Komentar anda...