Terkait Penghentian Izin Operasional Go-Jek, Pemkot Serang Dinilai Tidak Sejalan Dengan Gubernur

978 views

Ilustrasi (Foto: Net)

SERANG, BANTENDAY.com – Kebijakan penghentian operasional terhadap ojek online  yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Serang dinilai tidak sejalan dengan misi Gubernur Banten dalam memperluas lapangan pekerjaan.

Sebelumnya, karena terjadi berbagai permasalahan antara Ojek Pangkalan (Opang) dan Ojek Online yaitu Go-Jek, Pemerintah Kota Serang memutuskan untuk menghentikan izin operasional pengendara berjaket hijau itu. Namun, hal tersebut ternyata menjadi permasalahan baru dikarenakan pihak pengemudi Go-Jek merasa dirugikan dan terancam menganggur.

Salah satu pengemudi Go-Jek berinisial AS mengaku terancam menganggur jika Go-Jek sampai ditutup. “Ini akan menimbulkan permasalahan baru, banyak para driver yang menggantungkan hidupnya untuk menghidupi keluarganya dari ojek online ini” ujar AS salah satu driver ojek online yang meminta namanya dirahasiakan. Selasa, (14/11/2017).

Masih menurut AS, jika pemerintah tidak merubah keputusannya tersebut, berarti pemerintah berlaku tidak adil. Pasalnya banyak warga Kota Serang yang menjadi driver ojek online tersebut. Pemerintah mestinya mampu menengahi permasalahan antara ojek online dan opang.

“Pemerintah kota Serang sama saja menolak modernisasi. Seharusnya dengan adanya ojek online ini pemerintah bersyukur karena warganya dipermudah dalam mendapatkan transportasi. Katanya pemerintah ingin memperluas lapangan baru, Gubernur juga ingin memperluas lapangan pekerjaan, kok dengan adanya ojek online yang memberikan lapangan pekerjaan baru yang ada malah dipermasalahkan,” sambung AS dengan nada kesal.

Ditemui secara terpisah Hafid salah satu driver Go-Jek di Kota Serang mengaku  kecewa dengan pemerintah Kota Serang yang telah membuat kebijakan menghentikan sementara operasional Go-Jek. Menurutnya dengan adanya kebijakan itu sama saja dengan pemerintah memperbanyak pengangguran di Kota Serang.

“Kalau misalkan perusahaan kami sampai ditutup ya, mungkin di Kota Serang ini pengangguran semakin banyak. Sedangkan saya sendiri lulus sarjana juga kan susah nyari pekerjaan,” ujar Hafid.

Ia juga meminta kepada pemerintah Kota Serang agar bisa memberikan solusi untuk para driver Go-Jek yang terancam menganggur.

“Pekerjaan sekarang ini sebagai Go-Jek untuk mencukupi kebutuhan saya sehari-hari. Saya berharap pemerintah Kota Serang menyadarinya soalnya pengangguran di Kota Serang ini sudah banyak” pungkasnya.(OR)

 

 

 

 

 

 

  • Reporter            : Oman Rohmawan
  • Editor/Publizer : Lukmanul Hakim

 

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Author: 
author

Isi dengan Komentar anda...