Terkait Minimnya Fasilitas IGD RSUD Tangsel, Ketua Bamus Pertanyakan APBD

581 views

 

TANGSEL. BANTENDAY.com – Ketua Badan Musyawarah (Bamus) Tangerang Selatan (Tangsel) DPW Pamulang Sukri beserta Ketua DPC Benda Baru Komarudin sedang melakukan pendampingan Marsan (65) warga Benda Baru RT 03,RW 01 Benda Baru Pamulang yang sedang  menderita penyakit paru akut di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tangerang Selatan. Selasa (3/10/2017).

Pelayanan dasar di UGD Tangsel yang selama ini banyak begitu menimbulkan masalah dalam urusan administrasi dan rujukan siang itu terlihat lancar tanpa kendala yang agak menjadi pertanyaan bagi awak media kurangnya brangkar diruang  UGD  serta rumitnya proses  mendapatkan brangkar di Puskesmas    Benda Baru yang hanya memiliki satu brangkar standar, ini menjadi Pekerkajaan Rumah untuk Dinas Kesehatan Tangerang Selatan yang harus cepat direalisasikan. Pantawan Bantenday.com ruang UGD RSUD Tangsel hanya memiliki 13 bangsal dengan begitu banyaknya pasien.

Kesehatan adalah elemen terpenting dalam kehidupan yang sangat dibutuhkan oleh manusia. Sesuai dengan isi  dari UU Kesehatan Nomor 36 Tahun 2009 pasal 4 yang berbunyi Setiap orang berhak atas kesehatan. Sehat sebagai hak hidup yang merupakan hak dasar yang tidak bisa diganggu gugat dalam keadaan apapun.

“Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh kesehatan”, ketentuan ini terdapat dalam hukum tertingi di Indonesia Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 (UUD NRI 1945) Pasal 28H ayat (1), “ ujar Sukri

Ditambahkan Sukri, UU Kesehatan sudah sangat jelas menjelaskan tidak ada kelas-kelas dalam melayani setiap warga negara yang akan memperoleh kesehatan. “Apalagi ini adalah Rumah sakit umum daerah yang notabene dibiayai oleh APBD,” imbuhnya (SKR/PUR)

.

 

 

 

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1
Penulis: 
author

Isi dengan Komentar anda...