Stop, Balap Liar, Satlantas Tangsel Gelar Drag Bike Competition 2018

703 views

TANGSEL, BANTENDAY.com
Walau hujan gerimis, dorongan semangat diucapkan oleh Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany kepada seluruh Bikers saat opening ceremony kejuaraan terbuka Satlantas Tangsel Drag Bike Competiton 201, Minggu (28/1/2018).

Walikota berharap dan berterimakasih gelaran bisa diadakan di Sirkuit Np. Lapangan Sunburst BSD City sekaligus bisa mensosialisasikan Kota Tangsel.

“Saya sepakat apa yang disampaikan Pak Kapolres dan Kasatlantas, bahwa adik-adik (peserta) tentu melakukan aktifitas dan kegiatan dengan hobi yang disukai, tentu ada hal positif -negatifnya,” ujarnya.

Pihaknya bersama Polres Tangsel tentu berusaha untuk bisa memfasilitasi dengan keterbatasan yang dimiliki.

“Sekali lagi, saya ucapkan terimakasih kepada panitia yang tetap semangat dan Pak Kapolres bersama jajarannya yang telah mensuport betul-betul, sembari mengakui bahwa kalau ngga ada suport Tangsel, ini belum tentu jadi. Saya hanya mendengar laporan saja dari Bungsu (red, Delima Bungsu Andy) dan kawan-kawan, ini sudah beres semua,” ujarnya.

Sebelumnya, Kapolres Tangsel, AKBP. Fadli Widiyanto dalam sambutannya, mengatakan bahwa sebagai generasi penerus, yang akan menggantikan yang tua, para peserta harus mampu menunjukkan contoh yang baik bagi yang kecil-kecil. Energi anak muda yang sangat besar harus disalurkan.

“Saya dulu juga ikut karate, pencak silat, untuk menyalurkan energi saya, motorpun sama, ikut teman-teman, cuma, tempat latihan ada tempatnya,” tuturnya.

Masih dalam penuturannya, Ia berdoa agar dan minta walikota berjuang untuk nanti, mencari untuk tempat latihan.

“Teknis di jalan, mau berangkat dan latihan, kepolisian yang mengaturnya. Karena motornya tidak sesuai dengan standar, spion dan plat nomor tidak ada, suara motornya melebihi batas bising, semuanya bisa ditilang. Teknisnya, kalau sudah ada tempat, nanti semua harus bikin klub di Tangsel. Nanti kalau mau berangkat ke tempat latihan akan dikawal, maka tidak ada masalah di jalan dan tidak ada komplen dari masyarakat. Intinya semua disalurkan semua baik tidak liar.

“Karena itu tadi energinya luar biasa dan itu harus kita tunjukkan. Yang sekarang, memulai yang baik akan menjadi contoh yang masih kecil-kecil.

“Terimakasih di Tangsel tidak begitu banyak masalah sampai kemudian kecelakaan yang menyebabkan repot, semua turun, masyarakat tidak begitu banyak komplaian dan ini harus dipertahankan,” imbuhnya.

Ada 19 Kelas di lombakan dalam kejuaraan selama dua hari (Sabtu-Minggu 27-28 Januati 2018) dengan diikuti 415 peserta dari Jabodetabek, Jawa Tengah, dan Surabaya wilayah paling jauh,” jelas Kasatlantas Polres Tangsel AKP. Lallu Hedwin Hanggara.

Kegiatan ini diselenggarakan atas keprihatinan akan adanya balap liar di Tangsel pada malam hari jelang Subuh.

Balap liar biasanya kucing-kucingan antara pembalap ilegal dengan kepolisian, patroli jam 12.00 malam, mereka lakukan pagi hari, nah kalau patroli jam 12 mereka lakukan jam 11 malam, dan modus tempat berpindah-pindah,” diceritakannya.

Pihaknya razia ditempat A mereka lakukan pindah ditempat B, kita razia di tempat B mereka pindah ke tempat C. Oleh karena itu kami bersama-sama para pecinta komunitas automotif dan klub motor berencana perlombaan drag bike yang betul-betul resmi yang tidak ilegal, dan terjamin keselamatannya.

“Ini rencananya sudah kita buat akhir tahun 2017 lalu, tapi karena terbentur beberapa event kegiatan baru bisa dilaksanakan akhir Januari 2018. Terimakasih, atas dukungan Ibu walikota dan seluruh pihak yang telah membantu sehingga bisa terlaksana dengan baik. “Harapan kami, ini bisa menghilangkan kegiatan-kegiatan ilegal balap liar di Tangsel sekaligus wadah menumbuhkan bakat olahraga automotif,” pungkasnya.

Setelah melalui proses final yang begitu ketat dari berbagai kelas, berikut hasil akhir para jawara-jawara Satlantas Tangsel Drag bike Competition 2018, antara lain;

Kelas Bebek 4 TU 130cc, Wildan Kecl Salatiga, Kelas Bebek 4TU 200cc, Joko Precil Klaten, Kelas Sport 2 T 155cc, Sukma Salatiga, Kelas Sport 2T 155cc Frame Std, Ilham Loco Jogja, Kelas Sport RXK 140cc Frame Std V Force, Hilman Ompong, Kelas Matic 200cc, Ayib Rosidi, Kelas Matic 150cc, Imam Ceper Jakarta. Kelas Sport 2T 155cc Frame Std Pemula, Trisno Ucil, Kelas Sport RXK 140cc Frame Std Pemula, Hilman Ompong, Kelas Bebek 4T Std Pelajar, M. Randi Pratama, Kelas Matic 130cc Pelajar, Osenk Tanxian, Kelas Matic 150cc Pelajar, Wiwi Mungil Cikarang, Kelas Bracket 8 Detik, Osenk Tanxian, Kelas Bracket 9 Detik, Dewantara. Kelas Bracket 10 Detik, Roby Bengo, Kelas Sport RXK 140cc Frame Std Komunitas, Sanjay, Kelas Mini GP Up 40 Kg, Ryan Mee, Kelas Sport RXK 140cc Frame Std, Ayip Rosidi, Kelas Sport RXK 140cc Frame Std Pemula V Force, Ahmad Zollah, dan kategori BEST Time diraih Ilham Loco dengan catatan waktu 00:07, 403, serta Juara Umum Open didapat Asep Robot dari Jabar dengan point 44 ( Sgn/Purwanto)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Author: 
author

Comments are closed.