SMKN2 Kota Serang Bantah Pungut Parkir Motor Siswa

4035 views

image

Ilustrasi (poto : Antara)

Bantenday.com, Serang– Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN)2 Kota Serang, membantah adanya Pungutan Liar (Pungli) untuk setiap kendaraan roda dua para siswa sekolah tersebut. Sebab, hal itu baru dalam tahap perencanaan, dan saat ini masih proses perizinan pengelolaan parkir oleh Koperasi SMKN2 Kota Serang.

Kepala Sekolah SMKN2 Kota Serang, Lilik Hidayatullah mengatakan, pengelolaan parkir  tersebut berdasarkan usulan Walimurid yang menginginkan agar para siswa merasa aman dan nyaman selama proses Kegiatan Belajar di sekolah. Sebab, biaya parkir di luar sekolah, selain tidak terjangkau, juga keamanannya tidak terjamin.

“Sewaktu rapat, ada usulan para Walimurid yang meminta agar para siswa yang memakai motor, bisa parkir di sekolah dengan aman. Caranya dikelola dengan baik melalui Koperasi. Atas dasar desakan itulah saya kemudian merencanakannya,” jelas Lilik, Rabu (05/05/15).

Lilik mejelaaskan, hingga saat ini, para siswa yang membawa kendaraan ke dalam sekolah, tidak dipungut biaya alias gratis. Sebab, hal itu masih dalam tahap uji coba dan proses pengurusan izin pengelolaan oleh Koperasi SMKN2 Kota Serang.

“Kalau sekarang ini masih gratis. Soalnya kami tidak berani memungut kalau tidak punya legalitas yang jelas, dan kami sedang tempuh proses perizinannya. Itu pun bukan sekolah, tapi koperasi yang mengelola,” terangnya.

Meski begitu, menurut Lilik, pihak sekolah awalnya merasa keberatan jika harus menyediakan lahan parkir motor, termasuk pengelolaannya. Namun, atas desakan Walimurid dan untuk memberikan rasa aman selama parkir, hal itu terpaksa dilakukan.

“Kalau kami sih pengennya simple, tidak ada motor di sekolah. Kalau pun ada, kami tidak tanggungjawab jika ada kehilangan apapun. Keinginan Walimurid, jika ada kehilangan motor, helm atau lainnya, dapat dipertanggungjawabkan. Jadi, orang tua siswa minta supaya ada parkir,” ungkapnya.

Karena itu, Lilik sangat menyayangkan adanya beredar pemberitaan dan informasi negatif mengenai adanya pungutan Pungli di SMKN2 Kota Serang. Sebab katanya, kartu parkir dan izinnya saja belum dibagikan karena tengah pendataan siswa yang membawa motor.

“Sekarang ini idak ada pungutan parkir. Kalau nanti setelah ada izin, koperasi akan memungut sebesar Rp300 ribu per tahun  sesuai kesepakatan dengan orang tua siswa. Tidak benar kalau kami sekarang mungut biaya parkir,” tegasnya.

Sebelumnya beredar informasi jika pihak SMKN2 Kota Serang memungut biaya parkir motor bagi para siswanya. Namun, hal itu diduga hanya isu negatif untuk mencederai keinginan Walimurid agar para siswa tidak meminta biaya tambahan untuk parkir di luar sekolah seharga Rp3000 per hari. Adapun rencana biaya yang dibebankan koperasi SMKN2 Kota Serang nanti, hanya sebesar Rp300.000 per tahun per motor. (dn/a1)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Bantah Kota motor Parkir Pungut Rencanakan Serang Siswa SMKN2

Author: 
author

Isi dengan Komentar anda...