Sebarkan Petir, Warga Juhut Minta Tower Dicabut

2008 views

image

Ilustrasi: sambaran petir/net

Bantenday.com, Pandeglang – Aminah (42) warga kampung Kadu Kupa, Kelurahan Juhut, Kecamatan Karang Tanjung, menjadi korban tersambar petir. Hingga saat ini, Aminah masih merintih kesakitan, kena bagian tangan, paha, hingga pantat luka hangus  terbakar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, setelah adanya tower penguat sinyal di kawasan tempat dimana Aminah terkena musibah, sering terjadi sambaran petir.

Tower penguat sinyal milik salah satu perusahaan telepon seluler itu sudah hampir setahun berdiri.

” Kami tidak tahu tower itu perusahaan apa namun sudah setahun berdiri, banyak petir setelah adanya tower tersebut,  dan kami belum pernah  mengeluarkan izin,” ungkap Lurah Juhut Ahmad Yana Wijaya, Selasa 3 Mei 2016.

image

Police line sudah dipasang dibawah tower ( poto : muhamad Ikna)

Kata dia, selain membahayakan warga, petir juga menyambar belasan barang elektronik milik warga, termasuk merusak KWH listrik.

Akibat kejadian ini polisi memasang police line dilokasi tower. Selain itu warga juga meminta agar tower tersebut dicabut.

“Karena khawatir di musim hujan yang diiringi petir dapat menimbulkan bertambahnya kerusakan barang elektronik seperti tv, kulkas, dan juga khawatir menimbulkan korban lagi,” tukas Lurah Juhut.(ikna/a1)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Author: 
author

Isi dengan Komentar anda...