Rival Petahana, Hanya Sekedar Etalase Demokrasi di Pilkada Lebak 2018

2490 views


LEBAK,BANTENDAY.com – Koalisi PKS, Gerindra dan Nasdem, telah merencanakan untuk tidak mendukung petahana di Pilkada Lebak 2018. Namun hal itu diprediksi, bakal mengalami jalan yang terjal dari petahana Iti-Ade yang sudah diusung koalisi besar, diantaranya PDIP, Partai Golkar, Partai Demokrat dan PPP. Kendala itu datang lantaran, petahana menginginkan calon tungggal.

“Saya agak pesimis kalau kemungkinan itu dimaknai secara pasif. Sebab Ia akan ditutup atau minimal dipersempit oleh paslon petahana, karena UU memang mengizinkan hadirnya paslon tunggal,” ungkap Pengamat Politik Banten, Agus Sutisna kepada bantenday.com, Jumat ( 30/6/2017)

Menurut Dosen Ilmu Politik ini jebolan Universitas Indonesia ini, meski nanti muncul paslon alternatif untuk menjadi rival petahana di Pilkada Lebak, namun diprediksi hanya untuk menunjukan bahwa demokrasi masih ada di Lebak.

“Kalau pun muncul paslon alternatif, besar kemungkinan hanyalah figur-figur yang disiapkan, sekedar etalase demokrasi,” tegasnya.

Sebab itu, Agus menyarankan, untuk menjaga dan memastikan demokrasi berjalan di Pilkada 2018, perlu perjuangan keras dari semua civil society yang ada di Lebak.

“Elemen civil society harus aktif, dijaga agar tetap terbuka,” ucapnya.

Namun, lanjut Agus, hal itu dipastikan bakal menyulitkan, sebab saat saat ini sayangnya civil society di Lebak, hampir semua sudah masuk dalam lingkaran kekuasaan elit politik.

“Tapi lagi-lagi saya juga pesimis dengan civil society di Lebak, semua sudah terkooptasi oleh kekuatan status quo dan elit-elitnya,” paparnya

Alasanya kata Agus, elit-elit politik di Lebak cenderung memilih zona nyaman. Ketimbang mengambil resiko, tentunya demi kepentingan para elit politik Lebak ke depan.(L.N.H)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Author: 
author

Isi dengan Komentar anda...