Ratusan Warga Solear Hadiri Isra Miraj 2016

6524 views

image

TANGERANG, BANTENDAY.com –  Ratusan masyarakat di Kecamatan Solear beserta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menghadiri peringatan Isra Mi’raj 2016 tahun 1437 Hijriyah di lapangan Ponpes Salafiyah Raudhotul Athfal, Kampung, Cisalak Desa Cirendeu, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Sabtu,(15/05/16).

Dalam acara tersebut juga terdapat beberapa rangkaiankegiatan lainnya sepertipengobatan gratis kepada 800 orang, khitanan masal 100 anak, pemberian makanan tambahan kepada 500 anak, pemberian vocher umroh 2 orang, pemberian paket sekolah dan santunan untuk anak yatim dan duafa 100 orang, pasar murah dan bazar sembako serta turut di serahkan bantuansosial (Program Keluarga Harapan) tunai bersyarat kepada Kelaurga Sangat Miskin (KSM).

Acara tersebut juga dihadiri oleh, Kepala Kepolisian Daerah Banten Brigjen Pol Ahmad Dofiri, Ketua Baznas Banten Suparman Usman dan Kepala Biro Kesejahraan Rakyat (Kesra) Provinsi Banten Irvan Santosobeserta jajaran pegawai Biro Kesra Provinsi Banten.

Gubernur  Banten Rano Karno yang diwakili Sekda  Banten Ranta Suharta dalam sambutan mengatakan, peringatan Isra mi’rajtahun 2016 ini, diharapkan mampu memberikan pencerahan bagi seluruh masyarakat Banten,khusunya warga Solear yang hadir pada acara peringatan Isra Miraj.

“Semoga tahun ini kita semua dapat pencerahan dari Isra Miraj,” ujar Rano yang diwakili Sekda Banten dalam sambutan yang diwakili Sekda Banten, Sabtu (15/05/16).

Menurut  Rano, dalam peringatan Isra Miraj ada dua hal yang patut  diteladani, yaknimengenang perjuangan nabi Muhamad dalam menyebarkan ajaran Islam,meneladani  perjuangan yang amat berat untuk membangun umat, bangsa dan Negara melalui transformasi Spiritual dan transformasi social.

“Kita harus memiliki komitmen dan kesadaran untuk mencontoh dan meneladani apa yang telah dilakukan Rasullullah SAW,” ungkapnya.

Selain itu, Rano menyatakan, kerukunan atar sesama manusia senantiasa perlu dipertahankan, bukan hanya kerukunan umat beragama. Sebab, dengan terjaganya hal itu, maka perselisihan faham dan penafsiran mengenai apapun tidak akan menjadi pemicu konflik di masyarakat.

“Jadi, tidak saja antara umat beragama, tetapi juga diantara umat seagama yang berbeda faham  dan penafsiran Isra miraj, diharapkan dapat menjadi bagian dari trasformasi spiritual dan sosial,” terangnya.

Dijelaskan Rano, Transformasi sosial akan membuat seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa melakukan perubahan, dari kesalahan menuju kesalehan, dari jalan gelap menuju terang, dan dari keterbelakangan menuju kemajuan.

“Perubahan seperti itu tidak akan pernah terwujud tanpa dimulai dari yang kecil dan dari diri sendiri,” ujarnya. (ADV).

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

2016 Hadiri Isra Miraj Ratusan Solear Warga

Author: 
author

Isi dengan Komentar anda...