Ratusan Nelayan Serang Utara Minta Pengerukan Pasir Dihentikan

1902 views

image

Ratusan masyarakat Desa Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang yang juga nelayan Serang Utara kembali mendatangi kantor Gubernur Banten untuk melakukan demosntrasi ( poto : dedi/bantenday.com)

SERANG, BANTENDAY.com  – Ratusan masyarakat Desa Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang yang juga nelayan Serang Utara kembali mendatangi kantor Gubernur Banten untuk melakukan demosntrasi.

Aksi demonstrasi tersebut berlansung hampir 4 jam. Dalan aksinya mereka menuntut agar pengerukan pasir di wilayah Serang Utara dihentikan. Pasalnya, sampau hari ini kapal pengeruk pasir masih beroperasi.

“Kami tidak akan datang ke sini lagi kalau kapal pengeruk pasir itu diusir dari wilayah kami,” ungkap salah seorang warga Serang Utara, Selasa 17 Mei 2016

Selain menuntut penghentian izin penambangan pasir, warga juga mengkritik moratorium yang dianggap abal-abal karena aktifitas penambangan pasir terus berlanjut.

image

Unjukrasa ratusan nelayan serang utara

Sementara itu, Ketua Forum Petani dan Nelayan, Kholid Miqdar mengatakan, aktifitas yang dilakukan sepuluh perusahaan penambang pasir itu memiliki amdal bodong. Kholid mengungkapkan kajian amdal itu hasil copy paste dan tidak ada kajian baru terhadap lingkungan terbaru.
Ia mencontohkan salah satunya adalah koperasi Tirta Niaga Pantura sebagai jalan masuk beberapa perusahaan melakukan pengerukan pasir.

“Ini mafia besar di Banten, ini rame karena Sanusi tertangkap, semua yang dilakukan oleh koperasi Tirta Niaga itu Bodong,” pungkasnya (Dey/a1)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Dihentikan Minta Nelayan Pasir Pengerukan Ratusan Serang Utara

Author: 
author

Isi dengan Komentar anda...