Pukul Bokong, Oknum Guru SD Diduga Lecehkan Wanita

3676 views
image

Suasana kolam Renang Cimesir Rangkasbitung

bantenday.com, Lebak – AMS (20) Warga Kampung Sampai, Desa Sukarendah, Kecamatan Warunggunung kabupaten Lebak, diduga menjadi salah satu korban pelecehan seksual oleh salah seorang  guru Sekolah Dasar Negeri ( SDN) 1 Mekarsari, Citeras di salah satu tempat rekreasi di Mesir ,Rangkasbitung, Lebak,

Informasi yang dihimpun, ikhwal kejadian itu ketika AMS tengah bersiap pulang setelah selesai berenang bersama dengan keluarga tepatnya Pukul 11.00 WIB , disalah satu kolam renang Cimesir Rangkasbitung.

Pada saat AMS membasuh muka di salah satu tempat rekreasi tesebut, terdapat segerombolan anak SDN yang tengah mandi, namun salah seorang guru menyeru kepada seluruh pelajar agar berlaku sopan santun. singkat cerita pergilah seluruh siswa SD tersebut, tinggal tersisa guru SDN 1 mekarsari yang tengah melihat AMS membasuh muka.

“Nama gurunya Arif Hakiki, Ketika saya membasuh muka guru tersebut mendekati, karena curiga dan khawatir akan lewat saya menjauh. Namun bukannya lewat, guru tersebut malah semakin mendekati dan langsung memukul bokong saya, padahal keadaan badan jalan tersebut disitu luas tidak sempit, kenapa mesti mukul,”kata AMS, di lokasi kejadian, Rabu (23/03/2016.

Diperlakukan seperti itu, sontak AMS langsung berbalik badan dan menegur guru SD tersebut.

“Sempat ditegur dan ditanya apa maksudnya? Ia (guru-red) malah berbalik nanya, sama siapa kesini? .Padahal saya tidak kenal yang bersangkutan. Itu jelas menyulut emosi saya, dan merasa di lecehkan, dia seorang guru apa perlu bertindak seperti itu. Ketika ditanya kembali apa maksudnya, ia juga mengelak, dan menjawab  itu tidak sengaja dan tidak merasa memukul bokong ibu. La wong orang saya yang merasakan kok “katanya.

Kata AMS, sempat terjadi perdebatan hebat dilokasi kejadian, namun lagi-lagi pelaku mengelak telah memukul bokong dan melakukan tindak pelecehan seksual.

“Ditanya malah ketawa-ketawa, ditanya identitas tidak menjawab, datanglah dua orang guru menghampiri saya mencoba meredam permasalahan, sebab saat itu saya benar-benar emosi, namun dia (pelaku-red) malah melarikan diri,”akunya.

Sementara, Basuki Rahmat salah satu guru Olah raga di SDN 1 Mekarsari yang juga rekan Arif Hakiki mengaku saat itu ia tengah membina pelajar SD yang sedang berenang, namun disisi lain terdengar perdebatan hebat.

“Ketika dilihat memang saat itu Arif sedang berdebat dengan ibu AMS ini, ketika dihampiri dan ditanya, Arif memang pergi,” kata Basuki.

Basuki mengakui, Arif merupakan salah seorang guru kelas III di SDN 1 Mekarsari dan baru mengabdi di sekolah tersebut sekitar 1 tahun silam.

“Iya dia pindahan dari SDN di daerah Pasir Tanjung, dan dia kami ajak untuk mengawasi anak didiknya, sebab ada juga anak didiknya yang ikut renang, namun atas nama sekolah kami haturkan mohon maaf bila memang yang bersangkutan telah melakukan hal tersebut,”kilahnya.

Sementara, Arif Hakiki mengaku bahwa ia tidak merasa memukul bokong wanita tersebut, sebab saat itu dia hanya lewat menuju kolam renang. Meski demikian Ia mengakui menyentil bokong korban dengan tangannya bagian atas bukan terlapak tangan

“Saya gak ngerasa mukul, hanya keserempet tangan saja dan saya sudah minta maaf namun ia tetap tidak terima, dan saya kabur bukan karena takut, tapi tidak enak dengan anak asuh saya,” kilahnya. (as/a1)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Author: 
author

Isi dengan Komentar anda...