PMA Provinsi Banten Capai Rp 12,15 Triliun

3122 views
image

Babar Suharso, Kepala BKPMPT Provinsi Banten saat memberikan pemaparan( bantenday.com)

Bantenday.com, Serang- Badan Koordinasi Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (BKPMPT) merilis, pada triwulan pertama tahun 2016 ini, penanaman modal asing (PMA) di Provinsi Banten sudah mencapai Rp 12.15 triliun dengan 378 proyek.

“Dengan total nilai investasi tersebut, untuk PMA Banten tertinggi ketiga secara nasional setelah Sumatera Selatan dan Jawa Barat,” kata Babar Suharso, Kepala BKPMPT Provinsi Banten di kantornya, Rabu (03/05/2016).

Babar menyebutkan, daerah penyumbang tertinggi jumlah investasi tersebut di Banten adalah Kota Cilegon dengan nilai investasi sebesar 768 juta dolar AS sebanyak 46 proyek, Kabupaten Serang sebesar 44,5 juta dolar AS dengan 69 proyek, berturut-turut Kabupaten Tangerang sebesar 44 juta dolar AS sebanyak 146 proyek, Kota Tangerang sebesar 23,5 juta dolar AS sebanyak 76 proyek, Kota Tangerang Selatan sebesar 13,9 juta dolar AS sebanyak 31 proyek, Kabupaten Lebak sebesar 6 juta dolar AS sebanyak 5 proyek, dan Kota Serang 6,8 ribu dolar AS sebanyak 5 proyek.

“Pada PMA, sektor investasi mayoritas bergerak di bidang perdagangan dan reparasi, dengan jumlah proyek sebanyak 336 proyek dengan nilai investasi sebesar 3,6 juta dolar AS,” sebut babar.

Sementara itu, kata Babar berdasarkan negara yang menanamkan modalnya di Provinsi Banten didominasi oleh Jepang dengan nilai investasi tertinggi yang mencapai 26,134 juta dolar AS dengan 25 proyek.

“Kemudian berturut-turut, Singapura sebesar 23 juta dolar AS dengan 54 proyek, Taiwan sebesar 20,6 juta dolar AS dengan 13 proyek, Korea Selatan sebesar 7,8 juta dolar AS dengan 96 proyek, Malaysia sebesar 4,2 juta dolar AS dengan 17 proyek, British Virgin Islands sebesar 1,7 juta dolar AS dengan 6 proyek, dan RR Tiongkok sebesar 1,6 juta dolar AS dengan 43 proyek,” katanya.

Sementara itu, babar juga merinci, untuk nilai Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di Banten sudah mencapai Rp 4,2 triliun dengan 90 proyek. Nilai PMDN Banten tersebut merupakan tertinggi keempat secara nasional setelah Jawa Timur, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.

“Tahun lalu, peringkat PMDN Banten menduduki peringkat keenam. Sama halnya dengan PMA, tahun lalu PMA Banten dalam urutan keempat secara nasional. Artinya, keduanya mengalami peningkatan yang cukup signifikan,” ujarnya.

Babar melanjutkan, pada PMDN, sektor investasi yang paling banyak diburu adalah industri logam dasar, barang logam, mesin dan elektronik sebanyak 19 proyek dengan nilai investasi Rp 632 miliar. “Adapun daerah yang menempati urutan pertama dengan realisasi investasi tertinggi di Banten adalah Kabupaten Tangerang sebesar Rp 1,9 triliun dan 39 proyek,” ujarnya.

Selanjutnya, Kota Tangerang sebesar Rp 897 miliar dengan 15 proyek, Kabupaten Lebak sebesar Rp 646 miliar dan 7 proyek, Kota Cilegon sebesar Rp 485 miliar dan 10 proyek, Kabupaten Serang sebesar Rp 317 miliar dan 17 proyek, dan Kabupaten Pandeglang sebesar Rp. 646 juta dan satu proyek “Kita optimis investasi di Provinsi Banten akan terus meningkat di triwulan II ini,” harapnya. (dhe/a3)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

15 Triliun Banten Capai PMA Provinsi Rp 12

Author: 
author

Isi dengan Komentar anda...