Perusahaan Leasing FIF Diduga Gelapkan Angsuran Konsumen

7140 views

Slip bukti pembayaran angsuran ( bantenday.com)


SERANG, BANTENDAY.com- Pembiayaan kredit leasing FIF finance, diduga telah menggelapkan uang angsuran konsumen yang melakukan pembayaran melalui salah satu mini market. Selain merugi, konsumen tersebut juga mengalami kerugian psikologi akibat adanya penagihan paksa kepada keluarga.


Diana (32) warga Cinangka, Kecamatan Cinangka Kabupaten Serang mengaku, dirinya mendapatkan motor dengan cara kredit ke FIF Finance. Hingga kini, ia telah membayar angsuran sebanyak 22 bulan sebesar Rp424.750 per bulan. Namun, pihak FIF hanya mengakui pembayaran selama 21 bulan, sehingga ia merugi satu bulan angsuran.


“Harusnya saya sudah masuk angsuran ke 22, tapi sewaktu kolektor FIF datang nagih ke orang tua saya, ngakunya baru setoran ke 20, jadi saya hrus bayar setoran ke 21. Harusnya masuk setoran ke 22,” jelasnya, Senin (‎11/07/16).


Diana mengaku, dirinya telah mengkonfirmasi pembayaran angsuran ke 21 kepada pihak mini market, dan dinyatakan tidak ada penarikan kembali. Sementara pihak FIF bersikeras mengaku dirinya belum membayar angsuran ke 21. Karena khawatir akan ada penagihan paksa kembli, ia terpaksa membayar ke dua kali angsuran ke 21.


“Kata pihak mini market, uang sudah diterina FIF. Dan tidak mungkin ada penarikan kembali.‎ Kalau begitu, saya bayar angsuran motor bulan ke 21 jadi dua kali. Lalu angsuran saya yabg satu bulan kemana hilangnya,” ungkapnya.


‎Dengan begitu, lanjut Diana. Ia mengalami kerugian akibat adanya dugaan penggelapan terswbut. Terlebih kerugian non material seperti psikologi keluarga. Untuk itu, ia berencana akan melaporkan dugaan penggelapan itu kepada pihak kepolisian jika pihak FIF masih bersikeras tidak mengakui kesalahan pembayaran angsuran.


“Kalau begini saya jelas rugi, dan bukan hanya rugi uang saja, tapi juga rugi secara mental, ini yang mahal dan tidak bisa dibayar oleh apapun. Apalagi sampai orang tua saya sedih dan nangis,” ujar Diana.‎ (Nar/A4)


Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Penulis: 
author

Isi dengan Komentar anda...