Penderita DBD Di Lebak Meningkat

1615 views
image

Ilustrasi

Bantenday.com, Lebak – Penderita  demam berdarah dengue (DBD), yang dirawat di rumah sakit yang ada di Lebak, Banten mengalami peningkatan signifikan. Data RSUĐ Adjidarmo Rangkasbitung dan RS Misi Lebak mencatat penderita  DBD yang disebabkan nyamuk mematikan itu hingga pertengahan April 216 mencapai 615 orang, dan empat orang diantaranya meninggal.

Informasi yang dihimpun jumlah total pasien DBD  yang dirawat di RSUD Adjidarmo Rangkasbitung sebanyak 435 orang dan sematara rumah sakit Misi Rangkasbitung merawat 180 orang.

“Sebagian besar penderita DBD itu peserta BPJS mulai ruangan kelas I sampai III,” kata Kepala Bagian Humas RSUD Adjidarmo Rangkasbitung, Budi Kuswandi kepada wartawan, Senin 25 April 2016.

Kata dia lama ini, pasien DBD terus meningkat akibat cuaca yang terkadang hujan juga terkadang kemarau sehingga berpotensi berkembang biaknya nyamuk aedes aegypti atau nyamuk pembawa virus DBD. Namun Budi mengklaim semua penderita DBD terlayani dengan baik dan mereka tertampung ruangan inap.

” Kebanyakan pasien DBD itu menjalani rawat inap selama tujuh hari, sehingga bisa menampung pasien lainnya. Meskipun terjadi peningkatan kasus DBD, tetapi ruangan masih terlayani untuk menampung pasien,” katanya.

Sementara Kepala Bagian Rekam Medik Rumah Sakit Misi Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Darya, mengatakan selama ini jumlah penderita DBD meningkat, namun mereka bisa memenuhi ruangan inap.

Pihaknya juga akan memanfaatkan UGD untuk menampung DBD jika terjadi lonjakan maupun kasus kejadian luar biasa (KLB) Saat ini kata dia, pergerakan penyakit DBD cukup tinggi akibat perubahan musim hujan sehingga berpotensi munculnya kasus penyakit tersebut.

“Kami terus mengoptimalkan pasien DBD sembuh dan bisa kembali bersama keluarganya,” ujarnya.(eli/a1)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Author: 
author

Isi dengan Komentar anda...