Penataan Kota Habiskan Rp2 M, Kini Kota Rangkabitung Menjadi Banjir

1035 views
image

Penampakan Taman Kota Rangkasbitung

bantenday.com, Rangkasbitung – Penataan taman kota Rangkasbitung kabupaten Lebak, yang dilakukan Dinas Bina Marga setempat, dinilai tidak tempat sasaran. Pasalnya penataan kota dengan anggaran yang sangat besar menyedot sekitar Rp2 miliar  yang bersumber dari APBD Lebak 2015 itu, justru kota Rangkasbitung menjadi banjir ketika musim hujan.

” Anggaran sebesar itu lebih baik dibangunkan jalan rusak di peloksok Lebak, daripada pembangunan taman kota yang tidak maksimal. Sehingga kota Rangkasbitung akibat drainase yang buruk.” ungkap Ketua Umum Koordinator Keluarga Mahasiswa Lebak (Kumala), Lukmanul Hakim, senin 14 maret 2016.

Kata dia, sebaiknya pejabat terkait di Dinas Bina Marga Lebak, digantikan oleh pejabat yang lebih mampu bekerja.

” Bupati mestinya mengganti pejabat yang tidak bisa bekerja di Dinas Bina Marga, masih banyak pejabat yang bisa bekerja.” tegasnya.

Warga Rangkasbitung, Indra Lugay (35) mengaku setelah adanya pembangunan taman kota Rangkasbitung, terutama dikawasan alun-alun timur Rangkasbitung menjadi banjir meskipun hujan turun hanya sebentar.

” Kantor BKD Lebak yang kini menjadi tempat musium budaya sering kebanjiran hingga setengah meter. Padahal sebelumnya belum pernah bajir, inj karena drainase terlalu kecil tidak bisa menampung air hujan.” katanya.

Kata dia, selain sering banjir setelah adanya penataan taman kota tersebut, kini taman kota menjadi tempat pacaran pasangan muda mudi.

” Taman kota sering dijadikan tempat mesum dan maksiat, jadi buat apa taman kota diperbaiki justru tidak bermampaat dan pemborosan anggaran.” tukasnya. (HZ/ a1)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Penulis: 
author

Isi dengan Komentar anda...