Pemkab Fasilitasi UMKM dengan Perusahaan Besar di Lebak

536 views

​Poto: Bupati Lebak Hj Iti Oktavia Jayabaya bersama Kepala Dinas PMPTSP H, Wahab Rahmat meninjau hasil produk UMK Lebak, seusai membuka acara Fasilitasi Kerjasama UMKM dengan Perusahaan Besar yang ada di Kab, Lebak.
Lebak, BANTENDAY.com

Pengembangan UMKM dalam mencapai keberhasilan dan persaingan baik di pasar domestik dan pasar global lebih mudah diwujudkan apabila pelaksanaannya melibatkan pelaku usaha besar atau terjalinnya kerjasama yang sinergis antara pengusaha besar dengan pelaku UMKM sebagaimana telah diatur dalam peraturan pemerintah nomor 44 tahun 1997 tentang kemitraan, hal itu dikatakan bupati lebak Hj, Iti Octavia Jayabaya dalam pada saat membuka acara fasilitasi kerjasama strategis antar usaha besar dan usaha kecil menengah di gedung Latansa, senin 10 juli 2017.
“kemitraan tersebut harus disertai dengan pembinaan terhadap pelaku usaha besar dan menengah, berlaku umum dengan memperhatikan prinsip saling membutuhkan, memperkuat dan saling menguntungkan”. kata bupati lebak .
Iti Octavia menambahkan, dalam menghadapi persaingan di abad ke-21, UMK dituntut melakukan restrukturisasi dan reorganisasi dengan tujuan permintaan konsumen yang makin beragam, spesifik, produk yang berkualitas tinggi dan harga yang murah, maka kemitraan antara UMK, pelaku usaha menengah dan besar, mutlak perlu dilakukan dalam rangka mewujudkan tujuan tersebut. 
menurutnya, karakteristik kabupaten Lebak tidak bisa disamakan dengan kabupaten lain yang ada di Provinsi Banten seperti Serang, Tangerang, Cilegon yang bisa meningkatkan perekonomian melalui industri besar, sedangkan Kabupaten Lebak yang merupakan kawasan konservasi maka pembangunan industri besar tidak mungkin dilakukan dan salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan pengembangan dan pemberdayaan UMKM demi mensejahterakan masyarakat lebak, ungkapnya.
Kepala Dinas Penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu (DPMPTSP) H, Wahab Rahmat menjelaskan, maksud dan tujuan diadakan kegiatan ini yang di ikuti 100 pelaku UMKM, Perbangkan, Perhotelan, Toko Modern Giant, Dua Perusahaan Modal Asing diantaranya PT Harendong Green Tea dan Dua Modal Usaha dalam Negeri adalah untuk memberdayakan usaha mikro, kecil dan menengah dengan cara pemberian kesempatan berusaha, dukungan, perlindungan dan pengembangan usaha seluas-luasnya sehingga mampu meningkatkan kedudukan, peran dan potensinya dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan pendapatan masyarakat serta terciptanya lapangan kerja dalam wujud pengentasan kemiskinan.  
“Dengan kerjasama ini saya harap pelaku UMKM dapat meningkatkan kapasitas usahanya melalui Inovasi dan peningkatan kualitas produknya serta pihak perbankan agar membantu permodalan sehingga dapat berkembang dan bersaing dengan produk-produk luar daerah atau luar negeri.” kata Wahab Rahmat. ( KEK/K1 )

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1
Author: 
author

Comments are closed.