Panwaslu Kota Serang Deklarasikan Tolak Politik Uang

285 views

Ketua Panwaslu Kota Serang Rudi Hartono Saat Berikan Sambutan (Foto : Bantenday.com)

SERANG, BANTENDAY.com – Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kota Serang deklarasikan tolak dan lawan politik uang dan politisasi sara di salah satu hotel di Kota Serang, Rabu (14/02/2018).

Dalam rangka mencegah terjadinya politik uang dan politisasi sara di Pilkada Kota Serang, Panwaslu Kota Serang mengajak pasangan calon Walikota Serang untuk melakukan deklarasi tolak politik uang dan politisasi sara sebagai bentuk komitmen dalam menjaga pesta demokrasi yang bersih dan aman.

Dalam acara tersebut dihadiri pasangan calon Vera-Nurhasan, pasangan calon Samsul-Rohman dan Syafrudin beserta masing-masing pendukung calon.

Ketua Panwaslu Kota Serang Rudi Hartono dalam sambutannya mengatakan, bahwa politik uang menjadi musuh bersama karena politik uang merupakan salah satu sumber potensi dari adanya korupsi.

“Praktik ini akan menciptakan potensi tindakan korupsi dalam penyelenggaraan pemerintah daerah,” kata Rudi.

Selain itu, dikatakan Rudi bahwa politisasi sara juga berpotensi untuk memecah belah persaudaraan. Oleh karena itu, pihaknya mengajak kepada seluruh pasangan calon berikut dengan pendukung dan simpatisannya agar berkomitmen menolak politisasi sara.

“Politisasi sara berpotensi mengganggu persaudaraan dalam negara kesatuan republik indonesia,” imbuhnya.

Adapun contoh dari pelanggaran pemilu kata Rudi seperti praktik bagi-bagi uang maupun barang seperti sembako, hingga pembangunan sarana publik.

Oleh karena itu Ia mengajak semua komponen khususnya bagi pemangku kepentingan kepemiluan di tanah air untuk sama-sama mewujudkan pemilu yang bersih, berkualitas dan menjunjung nilai-nilai luhur bangsa.

“Kita bersama-sama melakukan deklarasi tolak dan lawan politik uang dan politisasi sara untuk Pilkada 2018 yang berintegritas,” ajak Rudi disambut riuh tepuk tangan seluruh peserta yang hadir. (OR)

Penulis : Oman Rohmawan
Editor : Lukmanul Hakim

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Author: 
author

Comments are closed.