Organda Banten Bantah Ada Konflik dengan Dishub

1383 views

Organisasi Angkutan Darat (Organda) Provinsi Banten menggelar musyawarah kerja daerah (Mukerda) III yang dilaksanakan di Hotel Karisma, Rangkasbitung Kabupaten Lebak, Selasa (6/9) ( bantenday.com)



LEBAK, BANTENDAY.com – Pengusaha angkutan umum diminta memenuhi perizninan sesuai aturan yang belaku, termasuk soal trayek angkutan. Hal itu terkemuka saat Organisasi Angkutan Darat (Organda) Provinsi Banten menggelar musyawarah kerja daerah (Mukerda) III yang dilaksanakan di Hotel Karisma, Rangkasbitung Kabupaten Lebak, Selasa (6/9).

Acara yang dilaksanakan dalam rangka mempersiapkan dan mengagendakan kegiatan-kegiatan Organda dalam kurun waktu satu tahun kedepan.

“Ini merupakan agenda rutin tahunan, dan Mukerda ini kita laksanakan dalam mempersiapkan agenda kerja selama satu tahun kedepan yang tentunya mengikuti hasil dari Mukernas,”ujar ketua Organda Provinsi Banten, Emus,  kepada wartawan disela-sela kegiatan, Selasa (6/9).

Dijelaskan Emus, pembahasan yang dilaksanakan dalam Mukerda ini tidak lain adalah menyamakan persepsi serta memberikan pemahaman kepada para pengurus Organda tentang tata cara kerja Organda agar selalu berdanpingan dengan pemerintah.

“Perijinan yang paling utama kita bahas, tentunya dalam nenempuh perijinan angkutan kita harus mengikuti aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah, dan dalam kegiatan ini kita menghadirkan dari Dishub Provinsi, Korlantas Polda Banten serta Kementrian Perhubungan sehingga para peserta yang hadir bisa melakukan tanya jawab,”ujarnya.

Sementara, ketua Organda DPC Lebak, Ma’rup Sibli mengaku sangat mengapresiasi agenda rutin tahunan yang dilaksanakan Organda.

“Alhamdulillah untuk Mukerda tahun ini, Kabupaten Lebak ditunjuk sebagai tuan rumah dan ini merupakan satu kehormatan bagi kami,dan ini akan kita jadikan satu kesempatan emas untuk memperdalam pengetahuan kita selaku pengurus Organda di daerah,”ucapnya.

Saat disinggung tentang isu yang berkembang soal  ketidak harmonisan antara Organda dengan Dinas Perhubungan, sehingga terjadi konflik dan  terjadi perbedaan pemahaman dilapangan, Ma’rup menepis isu tersebut.

“Itu hanya isu, kenyataannya di lapangan kami sangat dekat dengan Dishub,”katanya.(khoy/A1)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Author: 
author

Isi dengan Komentar anda...