Nuzulul Qur’an di Mesjid Agung Kesultanan Banten, Perda yang Islami Harus Dipertahankan

1032 views

image

H. Tb. Abbas Wasee (bantenday.com)

SERANG, BANTENDAY.com – Kegiatan Nuzulul Qur’an dilaksanakan Masjid Agung Kesultanan Banten yang di gelar selasa malam. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al -Quran. Dalam tema perkokoh Kekuatan umat Islam untuk mempertahankan Peraturan Daerah yang Islami di bumi Banten.

“Yang jelas kegiatan Nuzulul Qur’an ini, memang kita sudah lama tidak melakukan kegiatan ini, baru tahun ini kita melakukan kegiatan Nuzulul Qur’an di Mesjid Agung Kesultanan Banten,” kata H. Tb. Abbas Wasee usai kegiatan tersebut, selasa 21 Juni 2016

Kata dia tujuannya kegitan iti untuk memperingati turunnya Al’Qur’an di bulan Ramadhan, serta mempererat dan merekatkan umat Islam, khususnya kepada masyarakat kesultanan yang ada di kompek Mesjid Agung Kesultanan Banten,

Ia juga menyayangkan terkait dengan adanya  isu – isu saat ini yang berkembang di wilayah Banten, dimana Perda kearipan lokal di masyarakat Banten sedang terusik oleh Pemerintah Pusat.

“Kita sebagai umat muslim yang sedang melaksanakan kegiatan ramadhan,  sangat aneh denngan pemerintah pusat. Padahal sudah dari dulu juga itu sudah ada larangan atau anjuran kepada mereka yang punya warung agar tidak membuka warungnya disiang hari secara terbuka,” ungkapnya. 

Menurut  Abbas Wasee,  jika pemerintah pusat memcabut Perda maka yang dikhawatiran,  masyarakat yang mempunyai kearipan lokal di masing – masing daerah khususnya di Daerah Banten, akan melakukan sweping

“saya sangat  khawatir kalau Perda dihapus, seperti misalnya Perda No. II taun 2010, tentang larangan orang berjualan di siang hari pada ramadan justru akan menghilangkan kearifan lokal dan membuat Banten tidak kondusif, ” ungkapnya.

Justu adanya Perda itu mengantisifasi agar masyarakat tidak melakukan kegiatan diluar aturan kepada warung – warung yang buka pada waktu siang hari di bulan puasa. Jadi perda ini cukup arip dan bijaksana, jadijangan sembarangan menghapus Perda.

“Pemerintahan pusat ini sudah salah kaprah kalau mencabut Perda – perda yang mempunyai kearipan lokal apa lagi yang berkenaan dengan umat Islam, kalau soal toleransi, Islam toh lebih toleransi,” ujarnya.

Dirinya pun berharap pada tahun depan kegiatan nuzulur Qur’an di Mesjid Kesultanan Agung Banten ini bisa lebih meriah dan akan mengundang orang – orang yang banyak.

“Bahkan saya berharap kedepan dengan d adakannya kegiatan nuzulul Qur’an di Masjid Agung Kesultanan Banten ini, kita akan mengundang Persiden,” pungkasnya. ( Dedi Supriyadi/A1)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Agung Banten di Mesjid Dipertahankan Harus Islami Kesultanan Nuzulul Perda Qur'an Yang

Author: 
author

Isi dengan Komentar anda...