NHPD Pilkada Lebak Hanya Rp2,5 Miliar, Syafarudin: Ini Masalah Harus Dirubah 

550 views

KPU Lebak saat Menemui Wabup Lebak Ade Sumardi.

LEBAK, BANTENDAY.com-  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lebak, menemui Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi untuk meminta kepastian terkait pemberian dana hibah. Pertemuan itu dilakukan untuk mempertanyakan komitmen Pemerintah Daerah Lebak dalam pemberian dana hibah.
Disebutkan pmberian dana hibah sebelumnya sudah disepakati yakni sebesar Rp 65,5 miliar, untuk pelaksanaan Pilkada Lebak yang akan digelar Juni 2018.

Ketua KPU Lebak Ahmad Syafarudin mengatakan, ada kesalahan dalam Nota Penghantar Hibah Daerah (NPHD) karena nilai yang tercantum hanya Rp 2,5 miliar seharusnya Rp 65,5 miliar yang sudah disepakati berasama.

“NPHD tersebut harus segera dirubah, karena kita akan mendapatkan masalah jika dana hibah yang termen kedua di bulan Oktober cair,” kata Syafarudin, usai menemui wabup diruang kerjanya, Senin (11/9).

Menurutnya, KPU sampai saat ini baru menerima anggaran sebesar Rp 2,5 miliar, sesuai yang tercantum dalam NPHD. Untuk itu, komitmen pemberian hibah sebesar Rp 65,5 miliar jarus jelas dengan kesepakatan yang tertulis dalam NPHD.

“Untuk itu kami minta NPHD harus segera dirjbah sebelum anggaran berikutnya turun agar tidak membahayakan kami sebagai pengguna anggaran,” ujarnya.

Masih kata Syafaraudin, dalam pertemuan dengan wakil bupati ini, KPU juga menyampaikan hasil rapat pleno terkait jumlah DPT dan hasil kunjungan kerja ke sejumlah daerah oleh KPU.

“Tahapan Pilkada yang akan dimulai awal Oktober juga kita sampaikan. Intinya kita sudah siap melaksanakan Pilkada Lebak tahap demi tahap,” ungkap Syafarudin.

Sementara itu Wakil Bupati Lebak, Ade Sumardi mengatakan, Pemkab Lebak memberikan apresesasi terhadap kesiapan KPUD Lebak untuk menggelar Pilkada pada tahun 2018, yang tahapannya akan dimulai bulan depan tersebut. 

Terkait beberapa pesoalan, terutama soal NPHD akan segera dilakukan perbaikan sebagaimana mestinya. Ade berharap, adanya peningkatan partisipasi masyarakat, untuk itu perlu kesungguhan dalam melakukan sosialisasi agar masyarakat Lebih memahami arti pentingnya Pilkada.

Pada prinsipnya kata Ade, pemerintah daerah mendukung upaya-upaya untuk menyukseskan perhelatan Pilkada, sebab pesta demokrasi itu bukan semata-mata hajat KPU dan pemerintah daerah, tetapi hajat seluruh masyarakat Lebak. Sebab itu, kata Ade, perlu mendapatkan dukungan dari semua pihak.

“Soal NPHD sudah klir tidak ada masalah hanya butuh perubahan secara administrasi saja,” ucapnya.(A1)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Author: 
author

Isi dengan Komentar anda...