Mahasiswa Tolak Kapitalisasi dan Komersialisasi Pendidikan 

3713 views

Aksi unjuk rasa mahasiswa ( bantenday.com)

TANGERANG, BANTENDAY.com –  Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Serikat Mahasiswa Gerakan Indonesia (SMGI) Himpunan Mahasiswa Indonesia  dan Forum Aksi Mahasiswa, berunjuk rasa di depan kampus UNIS di jalan Maulana Yusuf Kota Tangerang. Mereka menuntut pemerintah untuk tolak kapitalisasi pendidikan.

Mahasiswa yang tergabung dalaam elmen gerakan, Serikat Gerekan Mahasiswa Indonesiamdan Himpunan Mahasiswa Islam  dan FAM- melakukan aksi unjuk rasa di depan kampus Unis , Kota Tangerang , menuntut tolak kapitalisasi pendikan.

 

Menurut humas SMGI Maslan Danuri, mengatakan bahwa kami mahasiswa menuntut tolak kapitalisasi pendidikan yang diberlakukan oleh pemerintah, pasalnya  banyak tidak berpihak pada pelajar dan mahasiswa.

 

Kata dia seperti halnya yang termaktub uu no,20 tahun 2003 tentang pendidikan nasional, dinyatakan oleh komite ini merupakan perpanjangan dari praktek kapitalisme pendidikan, dimana negara melepas tanggungjawabnya terhadap sektor pendidikan dengan melibatkan orang tua murid ikut bertanggungjawab dalam pembiayaan pendidikan yang muat dalam pasal 21  undang – undang tersebut.

 

” Hal itu  menjadi dasar bagi pihak pengelola sekolah melakukan pungutan -pungutan terhadap orang tua siswa, meskipun pemerintah telah menggratiskan biaya sekolah hingga SMA,” katanya Rabu 23 Agustus 2016.

 

 

Kemudian bertitik tolak dari  undang -undang sisdiknas itu juga menjadi dasar lahirnya uu perguruan tinggi nomor 12 tahun 2012 sebagai bentuk dari kematangan praktek kapitalisme pendidikan, dengan arahan setiap perguruan tinggi negeri dan swasta diotonomikan.

 

” Selain menuntut tolak kapitalisasi dunia pendidikan, SMGI juga menolak kenaikan harga, agar supaya pemerintah mencabut u-u sisdiknas dan perguruan tinggi, serta mendesak pemerintah untuk mencabut u-u yang meliberisasi sumber daya alam indonesia,” tukasnya.(War/A1)


Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Author: 
author

Isi dengan Komentar anda...