Lestarikan Tradisi Magrib Mengaji

920 views
image

Ist

Bantenday.com, Serang-Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin secara resmi membuka pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qu’ran (MTQ) ke-XIII tingkat Provinsi Banten, di Stadion Maulana Yusuf Ciceri, Kota Serang, Kamis (07/04) malam. Selain Menag, Gubernur Banten Rano Karno, Bupati/Walikota se-Banten juga turut hadir.

Dalam sambutannya, Menag Lukman Hakim mengajak umat Muslim untuk meneruskan tradisi magrib mengaji sebagai warisan nenek moyang yang perlu dilestarikan.

“Melalui momentum MTQ ini kami mengajak semua kalangan Pemda dan masyarakat untuk terus dekatkan diri terhadap Al-Quran dan mengamalkan isi yang terkandung di dalamnya. Mari kembangkan tradisi mengaji Alquran selepas magrib, ramaikan mesjid -mesjid dengan mengaji Al-Quran karena itu warisan luhur nenek moyang,” katanya

Lukman Haki mengatakan, MTQ bertujuan untuk membentuk masyarakat cinta Al-Quran dan sebagai sarana pembelajaran serta syiar Islam, jadikan Al-Quran sebagai pedoman hidup dan menjadi imam. 

“Al-Quran bukan benda pusaka yang terletak rapi diatas lemari, tetapi Al-Quran harus dipahami dan diamalkan dalam kehidupan,” katanya.

Oleh karena itu, kata Menag, ia mengajak umat muslim untuk terus mendekatkan diri dengan Al-Quran dan mengembangkan tradisi mengaji alquran selepas magrib. Apalagi masyarakat Banten yang sangat dekat dengan tradisi keislaman.

“Gerakan masyarakat magrib mengaji atau gemar mengaji, menjadi media bagi keluarga untuk menyediakan waktu selepas magrib membiasakan diri mengaji dan mengkaji isi kandungan Alquran sehingga terwujud akhlaqul karimah sesuai tuntunan Al-Quran,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Banten Rano Karno meminta kepada para dewan hakim untuk bekerja secara objektif dan profesional dalam memberikan penilaian. Sehingga hasil dari MTQ tersebut benar-benar merupakan hasil penilaian yang objektif dan prestasi yang baik untuk mewakili Banten di MTQ nasional maupun internasional.

“Kita ingin peserta dari Banten nanti di tingkat nasional bahkan di internasional, menjadi peserta yang berprestasi bukan sekedar partisipasi,” ucap Gubernur.

Menurutnya, Pemprov Banten telah memiliki komitmen untuk menjadikan Iman dan Taqwa sebagai landasan untuk menata kehidupan kea rah yang lebih baik, baik material maupun spiritual. Hal tersebut secara tegas dinyatakan dalam visi pembangunan Provinsi Banten “Bersatu Mewujdukan Rakyat Banten Sejahtera Berlandaskan Iman dan Taqwa”. 

“Saya memohon kepada seluruh elemen masyarakat banten untuk mendukung dan mensukseskan berbagai pembangunan yang telah atau sedang dilaksanakan guna mensejahterakan rakyat banten,” ucapnya.

Pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Banten berlangsung mulai 7 sampai 11 April 2016 dengan jumlah peserta 464 orang dari delapan kabupaten/kota. Adapun cabang yang dilombakan sebanyak 9 cabang diantaranya tilawah, tahfidz, tafsir sahril, fahmil dan qiroatul qutub. Sebelum digelar acara pembukaan, panitia juga telah menggelar rangkaian acara lainnya yang semarak, diantaranya pameran pasar rakyat MTQ dan pawai ta’aruf yang diikuti ribuan peserta dari seluruh kabupaten/kota.(dee/a1)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Penulis: 
author

Isi dengan Komentar anda...