LBB Tangsel Datangi Komisi II DPRD

816 views

TANGSEL. BANTENDAY.com  – Perlu ada satu Peraturan Daerah (Perda) yang lebih menguatkan lagi agar budaya lokal bisa lebih eksis.

Hal tersebut disampaikan anggota DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Sri Lintang Rosi Aryani,  usai menerima kunjungan silaturahmi belasan masyarakat yang tergabung dalam Lembaga Budaya Betawi (LBB) Kota Tangsel, di ruangan Komisi II  Senin Kemarin (11/9/2017).

Dirinya mewakili Komisi II yang membidangi Perekonomian dan Kesejahteraan tentang Pendidikan, Kebudayaan,  Ia menerangkan bahwa tujuan LBB Kota Tangsel pada kali ini agar DPRD bisa memfasilitasi dan bisa mensinergikan dengan dinas terkait.  ” LBB ingin bisa sinergi dengan anggaran yang ada di dinas berkaitan dengan kegiatan-kegiatannya selama ini yang sudah dilakukan,” tuturnya.

LBB  berharap juga melalui DPRD agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tangsel bisa memasukkan kurikulum  mata pelajaran yang bermuatan lokal tentang budaya Betawi Kota Tangsel. 

Menurut Lintang, nama sapaan karibnya, menjelaskan bahwa ada regulasi yang mesti ditempuh, namun pihaknya memberi masukan kemungkinan agar lebih cepat bisa bekerjasama dengan  Coorporate Social Responsibility (CSR) berkaitan dengan dana dan kegiatan tertentu yang melibatkan kebudayaan tadi.

 “Kita sarankan juga untuk berkirim surat kepada Dinas pariwisata agar bisa merangkul para tamu ketika datang,” katanya. 

Bahwa LBB Kota Tangsel  sambungnya, juga menyinggung agar keberadaan Rumah Blandongan dan Tandon Ciater yang merupakan satu area wisata baru di Tangsel, juga bisa dimanfaatkan ataupun dikelola oleh LBB.

 ” Ini pun kita dorong untuk berkirim surat ke Walikota. Bagaimanapun Kota Tangsel ini banyak ragam kultur budaya, oleh sebab itu DPRD perlu ada satu Perda yang lebih menguatkan lagi, bagaimana budaya tadi bisa lebih eksis lagi. “Jadi tidak hanya cagar budaya saja tetapi Perda yang mencakup budaya, bisa menjadi cantolan hukum, agar penganggarannya jadi lebih mudah,” ucapnya.

 

Sementara itu  Abdul Karim Ketua Umum LBB Kota Tangsel, hadir bersama peserta Audiensi  Yasin dari Ciptim  Pimpinan Beksi Guru Muhamad, Ibrahim alias Baim dari Serpong Padepokan Silat Cingkrik, M Yoce, dari Setu Dalang Wayang Kulit Betawi, Mpok Nung, Aktivis Seni Budaya Betawi, dan lain-lain.

 

Menurutnya, Bahwa audensi ke anggota DPRD Kota Tangsel Komisi II sebagai ajang Silaturahmi dan memperkenalkan LBB Kota Tangsel. Yang sesuai mottonya Membina Mengembangkan dan Melestarikan Seni Budaya Kota Tangsel.  Ia Berharap agar LBB ini bisa menjadi mitra pemkot Tangsel dalam pariwisata dan Kebudayaan. 

 

“kedatangan kami  sebanyak 14 orang ini mewakili 7 Kecamatan Se Kota Tangsel, diantaranya pelaku budaya, seniman, pemikir, serta pelaku silat tradisional,” tuturnya.

“Karena kita melihat seni budaya asli Tangsel itu kenyataannya justru banyak ditampilkan orang-orang luar wilayah Tangsel, memang, sebagai dalang wayang kulit tersebut berasal dari warga Tangsel. Perlu didukung untuk melestarikan budaya,” kata Abdul Karim. (Sgn/Pur/LNH)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1
Author: 
author

Isi dengan Komentar anda...