Lakban Tuding DPRD Lebak Mandul

3419 views

image

Komisi III DPRD Lebak saat meninjau langsung PT. Parako Ekalestari/net

Bantenday.com, Lebak – DPRD Lebak dinilai lembat dalam menyikapi PT Parako Indah Perkasa, Citeras, Rangkasbitung. Meskipun perusahaan yang memproduksi triplek tersebut sudah jelas menjadi penyebab polusi udara terutama pada siswa SDN 2 dan 3 Mekarsari, yang letaknya berdekatan dengan kegiatan produksi perusahaan tersebut, namun wakil raķyat itu mandul menghadapi pihak perusahaan.

” Buat apa kembali mengagendakan kunjungan dewan, toh kunjungan pertama juga tidak ada efeknya, pabrik itu tetap beroprasi dan polusinya  membahayakan siswa,” ungkap Aziz Hakim ketua Lembaga Kajian Aktivis Banten (Lakban), yang keliatan kesal dengan sikap anggota DPRD Lebak, di Rangkasbitung  Selasa 26 April 2016

Lucunya kata Azis, ketika semua diam maka DPRD Lebak pun ikut diam, dikala masyarakat bersuara maka DPRD sibuk ikut-ikutan peduli, bahkan berperan menjadi layaknya pahlawan untuk rakyatnya.

” tapi sayang pahlawan kesiangan, meski dari semua kalangan tidak mempermasalahkan tapi kita harus ingat, anak- anak sekolah punya hak untuk medapatkan pendidikan yang layak, mendapatkan kesehatan yang layak, kesejahteraan yang layak pula, seperti yang di tuangkan dalam UUD KPAI no 35 tahun 2014 pasal 9,” ungkap Aziz,” sindirnya.

Diakui Azis, pihaknya sangat  mendukung program bupati Lebak Iti Oktavia Jayabaya mengenai Lebak cerdas, sehat dan sejahtra, namun kata dia menjadi ironis apabila pabrik triplek yag sudah menghasilkan polusi itu dibiarkan tetap beroperasi.

” Tapi kalo kejadian ini dibiarkan  pemerintah daerah, dan pabrik masih berdiri maka kita simpulkan pemerintah daerah hanya main- main dengan program tersebut, kasian sekali masyarakat Lebak. Jadi hanya ada dua solusi, tutup pabrik, atau pindahkan sekolah,” katanya.

Diketahui sebelumnya Komisi III DPRD Lebak meninjau langsung PT. Parako Ekalestari (Pabrik Triplek) yang sudah dianggap menggangu Kegiatan Belajar Menagajar (KBM)  siswa-siswi SDN 2 dan 3 Mekarsari, Kecamatan Rangkasbitung,

Dalam Kunjungan itu, Dewan merekomendasikan untuk sementara waktu PT. Parako Ekalestari yang berada di jalan Rangkasbitung – Cikande tersebut dihentikan kegiatan produksinya untuk sementara.(ase/a1)

 

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Author: 
author

Isi dengan Komentar anda...