Komisi V Kunjungi Dinkes Provinsi Jatim

422 views

image

Bantenday.com,SURABAYA-Pimpinan dan Anggota Komisi V DPRD Provinsi Banten melakukan kunjungan kerja ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Timur (Jatim) di Surabaya, Selasa (24/11/2015). Mereka diterima, Kasubag Penyusunan Program Dinkes Provinsi Jatim, One Widyanti beserta jajarannya.

 

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Adde Rosi Khoerunnisa mengatakan, kunjungan kerja ke Dinkes Provinsi Jatim dalam rangka studi komparasi mengenai penanganan dalam menurunkan angka kematian ibu (AKI), dan angka kematian bayi (AKB) di Provinsi Jatim. “Kami ingin tahu penanganan penurunan AKI dan AKB di Provinsi Jatim, karena itu kami minta penjelasannya,” kata Adde mengawali pembicaraannya.

 

Menanggapi hal itu, Kasubag Penyusunan Program Dinkes Provinsi Jatim, One Widyanti mengatakan, pelaksanaan program penurunan AKI dan AKB di Provinsi Jatim, antara pendampingan ibu hamil, pemeriksaan dini ibu hamil, penimbangan anak dan imunisasi, pemberian makanan tambahan, serta penanggulangan penyakit menular. “kami juga memaksimalkan pelayanan kesehatan di RSUD, Puskemas, dan Posyandu,” kata Widyanti.

 

Diketahui berdasarkan data Dinkes Provinsi Jatim pada tahun 2014, jumlah AKI yang melahirkan sebanyak 567 kasus, dan tahun 2013 sebanyak 642 kasus. Sedangkan jumlah AKB yang dilahirkan meninggal tidak kurang dari 5.000 kasus. Penyebab kematiannya antara lain keluarga telat mengambil keputusan dalam penanganan kesehatannya.

 

Menurut Widyanti, jika dibandingkan dengan Provinsi lain, AKI dan AKB di Provinsi Jatim dibawah target Millenium Development Goals (MDGs) tahun 2015. “Dan untuk menurunkan AKI dan AKB, kami memaksimalkan sosialisasi program kepada masyarakat agar mereka rajin melakukan pemeriksaan kehamilannya pada tenaga kesehatan yang sudah terlatih seperti bidan desa,” terangnya.

 

Usai mendengkarkan penjelasan dari Widyanti, Sekretaris Komisi V, Adde mengaku akan menindaklanjuti hasil kunjungan tersebut dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Provinsi Banten, sehingga program penurunan AKI dan AKB bisa dilaksanakan secara maksimal. “Kami ucapkan terima kasih kepada Dinkes Provinsi Jatim, karena sudah bersedia menerima kunjungan Komisi V DPRD Provinsi Banten ini,” ucapnya sambil menutup pembicaraan. (Adventorial) 

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Penulis: 
author

Isi dengan Komentar anda...