Kelurahan Bambu Apus Kecamatan Pamulang Tangsel Teken Kerjasama

420 views

TANGSEL BANTENDAY.com – Memasuki masa transisi dari musim panas ke musim hujan (Pancaroba), biasanya potensi penyakit seperti Demam Berdarah Dengue (DBD) sangat besar. Tak ingin hal tersebut terjadi, Kelurahan Bambu Apus Kecamatan Pamulang Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bersama Dinas Kesehatan mulai mewaspadai hal tersebut.

Salah satu terobosannya yakni atas prakarsa Plt. Lurah Bambu Apus, Subur, bersama aparaturnya, menggelar acara Penggalangan Komitmen Bersama menuju Kelurahan Bambu Apus Bebas Jentik Dengan program Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik, di Aula Kelurahan, (30/9/2017) Pekan kemarin

Dengan mengusung slogan “Bambu Apus Bersatu, Bambu Apus Bekerja, Bambu Apus Berinovasi, Bambu Apus Bisa (Bersih Indah Sehat Aman)”, diharapkan menjadi semangat kebersamaan antara masyarakat dengan aparatur tingkat kelurahan dalam membangun wilayahnya.

Hadir dalam acara, antara lain, Plt. Lurah Bambu Apus, Subur, Kasie Kesos Kelurahan Bambu Apus, Amsir Godon, Kasie Promkes pada Dinkes Tangsel, Yayah Samsiah, Kepala Puskesmas Kelurahan Bambu Apus, Siti Nurma, kader Posyandu/posbindu, para Ketua RT/RW se Kelurahan Bambu Apus, dan lain-lain.

Sebagian dibacakan dalam sosialisasinya diacara tersebut, Kepala Puskesmas Kelurahan Bambu Apus, Siti Nurma, mengungkap bahwa program Walikota Tangsel pada tahun 2020 berharap sudah bebas jentik nyamuk. Untuk mensukseskan gerakan Satu Rumah Satu Jumantik, di setiap rumah harus ada satu orang anggota keluarga yang berperan sebagai juru pemantau jentik, Karena saat ini DBD tidak hanya menyerang tempat yang kotor, namun tempat bersih pun akan terjangkiti jika pemahaman mengenai timbulnya jentik nyamuk Aedes aegypti tidak dipahami oleh anggota keluarga.

Selanjutnya Kasie Promkes, Yayah Samsiah, mengucapkan terimakasih kepada Plt. Lurah Bambu Apus yang telah mendukung Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik. “Memang Bambu Apus ini  sudah lama vakum, dulu tahun 2016 kita waktu jamannya masih digabung dengan Benda Baru dari 9 RW baru 6 RW yang disosialisasikan, namun dengan dukungan ini Insya Allah tahun 2018 minimal ada RW yang bisa disertifikasi,” tuturnya. (SGN/PUR)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1
Penulis: 
author

Isi dengan Komentar anda...