Kejari Rangkasbitung Stop Dugaan Korupsi Seragam Yang Libatkan Sekda Lebak

711 views
image

Kabag Humas Pemkab Lebak Apip Rapiyudin

Bantenday.com, Lebak – Kejaksaan Negeri Rangkasbitung menghentikan penyelidikan kasus dugaan markup dalam pengadaan baju seragam pegawai Pemkab Lebak, yang dilakukan salah satu LSM di Lebak.

Penghentian itu menyusul setelah pihak aparat hukum setempat tidak menemukan unsur pidana dalam proses lelang pengadaan baju seragam tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan Data yang dilaporkan koalisi LSM di Lebak beberapa bulan yang lalu ternyata tidak memenuhi unsur pidana,” ungkap  Kasi Intel Kejari Rangkabsitung, Sucipto kepada bantenday.com 15/04/2016.

Menurutnya unsur dugaan korupsi lelang seragam pegawai Pemda setempat ternyata tidak memenuhi unsur dugaan tindak pidana korupsi.

” Berdasarkan full baket serta pemeriksaan para pejabat berwenang yang disangkakan oleh LSM itu tidak terbukti sehingga kami wajib mengumumkan atas nama hukum ke publik bahwa laporan tersebut dihentikan. ” ungkapnnya.

Sementara Kabag Humas Pemkab setemat Apip Rafiudin mengaku senang dengan tidak terbuktinya laporan Koalisi LSM Banten.

Hal ini menjadikan kabar baik bagi pemkab Lebak sehingga mengubah sisi pandangan negatif dari masyarakat tentang dugaan korupsi pejabat Lebak yang melibatkan sekda Lebak Dede Jaelani.

Adapun laporan LSM tersebut tentang dugaan korupsi pengadaan seragam pemda fiktif. Namun┬áhal itu dibuktikan dengan data akurat berdasarkan print out LPSE ID Paket 2336792 dengan anggaran Rp1.283 miliar,  diakuinya tidak benar serta ID tersebut tidak ada.

Yang ada  kata dia, hanya anggaran APBD Senilai Rp283 Juta dengan No ID Paket 4225815 , sehingga lanjutnya  laporan Koalisi LSM Banten kepada Kejari Rangkasbitung yang berada tidak terbukti serta tidak benar adanya.

“Kepada warga Lebak jangan mudah terkontaminasi isu yang tidak benar. Untuk mengetahui semua informasi anggaran, selain terpampang disetiap SKPD hingga ke tingkat Desa, dapat juga diakses melalui website resmi Pemkab Lebak.”ungkapnya.

Saat ditanya upaya hukum terhadap Koalisi LSM yang melaporkan kasus tersebut, Apip mengaku ranah itu akan dibahas dibagian bidang kukum Pemkab setempat, namun saat pihaknya masih melakukan koordinasi  dalam mengambil sikap kedepan. (kiki/a1)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Author: 
author

Isi dengan Komentar anda...