Kejari Diminta Tegas, Tersangka Korupsi Renovasi RSUD Adjidarmo Masih berkeliaran

3073 views
image

Ist

bantenday.com – Lebak – Sejumlah elemen mahasiswa mempertanyakan penanganan kasus dugaan korupsi renovasi RSUD Adjidarmo Rangkasbitung tahun 2003 yang menelan dana Rp 2,3 milar, dimana dalam kasus tersebut diduga terjadi penyelewengan dana sebesar Rp 1,8 miliar yang melibatkan mantan Dirut RSUD Adjidarmo Noorsardono yang telah ditahan dan kini sudah bebas, Tapi pelaku penikmat dana dari kalangan DPRD Lebak yang telah dinyatakan tersangka oleh Kejaksaan waktu itu sampai saat ini masih bebas berkeliaran. Bahkan satu dari tiga pimpinan DPRD priode 1999-2004 dan telah dinyatakan tersangka tersebut terpilih kembali menjadi anggota dewan, dan satu lagi kini ada yang menjabat  sebagai ketua partai

Ketua Gerakan Mahasiswa Peduli Rakyat (Gempar) Kabupaten Lebak, Muhamad Arief mengatakan, pihaknya meminta agar kejaksaan Negeri (Kejari) Rangkasbitung mengusut tuntas kasus korupsi yang melibatkan pimpinan DPRD Lebak waktu itu. Karena, merekalah yang menikmati dana APBD yang diselewengkan.

“Kami menyayangkan kenapa hanya Dirut RSUD saja yang menjadi korban, padahal jelas-jelas tiga pimpinan DPR yang ikut menikmati dana sebesar Rp 1,8 milar yang mereka selewengkan tidak ditahan, bahkan ada yang kembali menjadi anggota DPR. Untuk itu, kami akan mendatangi Kejari untuk mempertanyakan kejelasan kasus ini,” kata Arief, Selasa (22/03/2016)

Hal senada dikatakan Egi Hendrawan ketua Gerakan Mahasiswa Anti Korupsi (Gemak) Banten. Menurutnya bahwa pihaknya meminta agar kejari melanjutkan kasus tersebut dan tidak memetieskan kasus korupsi yang telah terbukti kuat dugaan penyelewengannya.

“Kami berharap penanganan kasus korupsi oleh Kejari tidak pandang bulu, agar tercipta rasa percaya dan keadilan bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.

Sementara kepala Kejari Rangkasbitung Rini Hartati saat dihubungi melalui telepon selulernya tidak menjawab.(as/a1)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Penulis: 
author

Isi dengan Komentar anda...