Keberadaan Peternakan Dikeluhkan Warga Jayasari

1937 views
image

ilustrasi

bantenday.com, Lebak – Warga mengelukan keberadan pembangunan perusahaan peternakan, di Kampung Binglu, Desa Jayasari, Kecamatan Cimarga kabupaten Lebak.

Pasalnya pembangunan tempat peternakan itu dinilai merugikan warga setempat dengan tertutupnya sawah milik warga. Meskipun warga belum lama melakukan aksi protes namun, pihak perusahaan belum memberikan tanggapan yang memuaskan.

Aksi demo yang dilakukan ratusan warga waktu itu, lantaran adanya lumpur tanah yang merendam hektaran sawah milik warga yang diduga berasal dari kupasan tanah yang dilakukan pihak perusahaan peternakan Hal itu disampaikan Kepala Desa Jayasari, Iyas, pada wartawan, Senin 28 Maret 2016.

Dijelaskan Iyas, masalah yang dianggap merugikan warg,  tidak hanya disitu saja, tercemarnya sawah milik warga di sekitar perusahaan oleh air limbah dari cucian kandang ayam, juga dikeluhkan. Sehingga warga mengalami gatal-gatal saat para petani mengelola sawahnya. Begitu juga jalan didesa tersebut menjadi rusak akibat lalulintas kendaraan milik perusahaan peternakan yang mengangkut material.

“Ya itulah yang terjadi, belum lama ini perusahaan itu di demo oleh warga dari tiga desa di Kecamatan Cimarga. Warga menuntut ganti rugi atas kejadian itu,” ujar Iyas.

Masih kata, Iyas bahwa keberadaan perusahaan di suatu daerah, diharapkan mampu mendorong dan meningkatakan perekonomian masyarkat ketingkat yang lebih baik. Walau pihak perusahaan waktu itu memenuhi tuntutan warga, namun sepertinya, perusahaan tersebut enggan untuk bermitra dan sama-sama memperbaiki pasilitas yang mengalami kerusakan.

“Kami sempat mengusulkan anggaran untuk perbaikan sarana infrastruktur jalan yang rusak, tapi  sampai sekarang pihak perusahaan sepertinya tidak respons. Buktinya jalan yang dibangun Pemkab Lebak dibiarkan rusak tanpa ada perbaikan,” pungkasnya. (emo/a1)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Penulis: 
author

Isi dengan Komentar anda...