Kapolres Pandeglang Akui Anggotanya Salah Tembak

3418 views
image

Yudistira (16), warga Kampung Leuwiliang, RT 02 RW 01, Desa Kenanga, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang yang menjadi korban salah tembak

bantenday.com, Pandeglang – Yudistira (16), warga Kampung Leuwiliang, RT 02 RW 01, Desa Kenanga, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten menjadi korban salah tembak aparat kepolisian yang bertugas di Polsek Carita.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ikhwal kejadian salah tembak itu bermula ketika berlangsung saat tim buser tengah melakukan pengejaran terhadap residivis pencurian dengan kekerasan, bernama Yuda bin Uwad Irawadi (24).

Dalam aksi pengejaran yang dilakukan malam hari itu polisi  melepaskan timah panas terhadap pelaku Yuda. Namun yang tertembak bukanlah residivis yang sudah dalam pengintaian tersebut justru Yudistira, anak baru gede yang kebetulan berada di lokasi kejadian. Setelah

“Betul, ada salah tembak malam itu. Petugas mengira korban adalah pelaku Yuda,” kata Kapolres Pandeglang, AKBP Widiatmoko, Senin (28/03/2016).

Insiden salah tembak itu terjadi pada Jum’at, 25 Maret 2016, sekitar pukul 02.30 wib dini hari. Ketika Yudistria keluar rumah ingin membeli sesuatu di warung.

Dirinya yang merasa takut melihat aparat kepolisian sedang melakukan operasi penangkapan memilih putar balik ke rumahnya.

Dimana, aparat kepolisian sekitar pukul 01.00 wib tengah melakukan pengejaran terhadap seorang residivis pencurian dengan kekerasan bernama Yuda (24) bin Uwad Irawadi. Saat akan ditangkap, Yuda tengah melakukan aksi kejahatannya.

Namun pada pukul 02.20 wib, Yudha kabur dari kejaran polisi pada saat dilakukan pengejaran di Kampung Luwiliyang, RT 02 RW 01, Desa Kenanga, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Hingga salah satu oknum Buser Polsek Carita meletuskan tembakan dan mengenai lengan kanan korban hingga tembus ke bagian belakang.

“Dia (Yuda) memang residivis yang sudah lama menjadi incaran,” ujarnya.

Korban kemudian langsung dilarikan petugas ke rumah sakit Manggala Berkah, Carita, Pandeglang untuk mendapat perwatan.

“Biaya pengobatan semuanya sudah ditanggung oleh pihak Polres Pandeglang. Memang itu risiko, kalau pengejaran malan hari,” ujarnya. (Dhan/a1)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Penulis: 
author

Isi dengan Komentar anda...