Kajian Perpindahan Ibu Kota Negara, JK: Perlu Waktu 10 Tahun

395 views

 

Foto Jusuf Kalla sumber Nusantaranews

Jakarta,Bantenday.com – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menilai perlu waktu yang lama untuk merealisasikanpemindahan ibu kota negara. Menurut JK, berkaca kepada negara lain, diperlukan masa persiapan sekitar 10 tahun.

“Karena tidak bisa pindah sebelum semua lengkap,” kata dia di kompleks Istana Wakil Presiden, Jakarta, Jumat, 7 Juli 2017.

Wakil Presiden JK menyatakan keputusan memindahkan ibu kota negara jangan hanya karena satu faktor saja. Oleh sebab itu, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) diminta benar-benar lakukan kajian mendalam. Apalagi saat ini kondisi anggaran negara tidak terlalu baik.

Bila melihat negara yang memindahkan ibu kotanya, seperti Malaysia dan Amerika Serikat, Kalla menuturkan ada satu kesamaan, yaitu sistem pemerintahan yang berbentuk federal. Dalam hal ekonomi misalnya, segala hal kepentingan pengusaha langsung berurusan dengan daerah (negara bagian).

“Urusan pengusaha tidak pernah berhubungan dengan pusat tetapi dengan pemerintah daerah,” ucapnya. Pemindahan ibu kota Malaysia misalnya, Kalla mengatakan tak jauh dari ibu kota yang lama. “Malaysia hanya pindah 30 kilometer saja,” kata dia.

Wacana pemindahan ibu kota negara terus bergulir. Pemerintah melalui Bappenas tengah melakukan kajian terhadap rencana itu. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, kajian pemindahan ibu kota yang saat ini sedang dikaji pemerintah akan diupayakan selesai sebelum atau di akhir 2017. Setelah pengkajian akan dilanjutkan dengan penyusunan konsep pusat administrasi pemerintahan.

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono menilai pemindahan ibu kota negara tidak mungkin dilakukan dalam waktu dekat. (Tempo/NCA/Aditya)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Ibu kota Jusuf Kalla

Author: 
author

Isi dengan Komentar anda...