Jokowi Resmi Buka Fintech Festival dan Corference 2016 di Tangerang

2973 views

Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi membuka acara Indonesia Financial Technology (Fintech) Festival and Conference (IFFI) di Indonesia Conference Exhibition (ICE), BSD City  Kecematan Pagedangan Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten (war/ bantenday.com)

 

TANGERANG, BANTENDAY.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi membuka acara Indonesia Financial Technology (Fintech) Festival and Conference (IFFI) di Indonesia Conference Exhibition (ICE), BSD City  Kecematan Pagedangan Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.

 

Peresmian tersebut ditandai dengan pemencetan tombol sirine. Acara yang mendukung soal keuangan ini berkat kerjasama yang dilakukan antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Kadin Indonesia. Turut hadir juga acara tersebut Menkeu Sri Mulyani, Gubernur Banten Rano Karno

 

Dalam sambutannya, Jokowi mengatakan, saat ini dunia sudah tidak ada sekatnya. Informasi bisa tersebar dengan cepat lewat internet. Namun, sayangnya, teknologi informasi ini masih belum terasa hingga daerah pelosok Indonesia.

 

 

“Manfaat teknologi digital itu bisa kita buat kesempatan emas, terutama yang belum bisa terjangkau layanan formal. Indonesia terdiri dari 17 ribu pulau. Kalau bicara pulau Jawa saja dirasa sudah, tapi kalau pergi ke pulau terpencil, pergi ke daerah perbatasan kita, pergi ke daerah yang belum terjangkau oleh layanan perbankan, kita baru merasa dan terasa bahwa negara kita ini sangat besar sekali,” kata Jokowi.

 

Jokowi memberi contoh, kawasan Papua. Dari satu wilayah ke wilayah lain harus ditempuh perjalanan berhari-hari dengan jalan kaki, karena wilayah itu belum memiliki jalan yang laik untuk kendaraan.

 

“Saya beri contoh yang paling ekstrim, di Papua. Dari Kabupaten Nduga, menuju ke Kabupaten Wamena, itu diperlukan 4 hari jalan kaki, karena belum ada yang namanya jalan. 4 hari! Belum cerita di daerah yang lain kurang lebih banyak seperti itu.

 

Bahkan untuk jasa layanan keuangan yang sederhana, penyimpanan uang di bank, banyak dari masyarakat kita yang banyak belum terlibat. Apalagi jasa keuangan yang modern seperti jasa modal. Jadi mereka sulit menemui potensi maksimal. Mau usaha susah, mau punya rumah sulit dan susah, mau menabung juga sulit dan susah,” kata Jokowi.

 

Jokowi berharap, festival mengenai digital ekonomi ini dapat memberikan terobosan-terobosan dan berinovasi dalam meningkatkan sistem inklusi keuangan.

 

Pasalnya, inklusi keuangan adalah salah satu hal penting dalam menekan angka kesenjangan dan menjadi sektor baru pendapatan negara.

 

“Saya berharap konferensi ini dapat melahirkan terobosan dalam penggunaan teknolgi digital dan inklusi keuangan,” tandasnya.(War/A5)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Penulis: 
author

Isi dengan Komentar anda...