Jelang Pensiun, Kepsek di Lebak Budidaya Kambing Etawa

4095 views

Sejumlah Kepsek di Lebak mengunjungi tempat budidaya kambing etawa/ist

 

LEBAK,BANTENDAY.com – Peternakan kambing etawa yang terletak di Desa Guradog, Kecamatan
Curugbitung, Kabupaten Lebak, Banten dikunjungi Kepala Sekolah Dasar (SD) Se Kecamatan
Sajira, Selasa (21/01/2017). Menurut Kepala SD Negeri 3 Margaluyu Kecamatan Sajira,
Suhaeri, tujuannya melakukan kunjungan selain untuk mengetahui lebih jauh kambing
yang berasal dari India ini mulai dari manfaat dan cara-cara pemeliharaannya.

Suhaeri mengaku sangat tertarik
untuk mengembangkan usaha ini, dirinya mengatakan akan segera berembuk dengan
keluarga untuk mencoba memulai ternak kambing etawa ini.

“Kami ingin mengembangkan kambing
etawa di wilayah kami, apalagi kami yang sudah mendekati pensiun, mudah-mudahan
ini bisa terjangkau dan dapat menjadi tumpuan kami dimasa pensiun kelak,” ujarnya.

Sementara itu, Kelapa SD Negeri 1
Sajira, Nurbaeti mengatakan selain untuk membangun silaturahmi juga untuk
mencari tau khasiat susu kambing etawa dan cara
budidayanya langsung dari tempatnya. Menurutnya hal ini sangat bermanfaat, karena dirinya
dapat belajar secara langsung dari sumbernya.

Kepala UPT Pendidikan Kecamatan
Sajira, Nano Sukarna Jaya, yang turut hadir dalam kunjungan tersebut mengatakan
bahwa tujuannya untuk mengenalkan kepada para kepala sekolah dasar diwilayah
kerjanya, agar nantinya dapat diterapkan sebagai bahan ajar kepada para siswa
SD, untuk menumbuhkan kecintaan terhadap lingkungan dari sejak dini dengan
belajar berternak dengan baik dan benar.

“Ternak kambing bagi masyarakat
di Kecamatan Sajira bukan hal yang aneh, namun untuk kambing jenis ini memang
baru pertama kalinya diwilayah ini,” kata Nano.

Nano berharap, kedepannya dapat
mengajak siswa SD untuk mempelajari cara beternak kambing yang baik, karena
menurutnya, selama ini masih banyak peternak kambing yang kurang paham cara
pemeliharaannya dan tidak mengikuti pola-pora ternak yang baik, sehingga tidak
sedikit hewan ternak yang malah merusak tanaman masyarakat disekitarnya.

Selain itu, Nano berharap nantinya masyarakat turut mengembangkan kambing jenis etawa ini, karena
banyak manfaat yang bisa diperoleh jika dibandingkan dengan kambing lokal. Untuk
itu sebelum mengenalkan Kambing Etawa kepada siswa SD, Nano ingin seluruh Kepala
Sekolah Dasar di wilayah kerjanya mengenal terlebih dahulu.

“Agar kedepan pengembangan ternak
kambing etawa lebih massif lagi, maka harus dikenalkan kepada anak dari sejak
dini, untuk menumbuhkan kecintaan dan hobi,” ujarnya.

Sementara itu Wakil Bupati Lebak
yang sekaligus pemilik peternakan Lebak Etawa Farm Indonesia  (Lefi), Ade Sumardi, mengapreseasi kehadirian
Kepala UPT dan para Kepala Sekolah se-Kecamatan Sajira di peternakan miliknya. Menurut
Ade, beternak kambing bukanlah sesuatu yang baru, masyarakat Lebak sudah
terbiasa turun temurun memelihara kambing, namun kata ade, beternak kambing
etawa ini lebih prospektif. Selain dagingnya, kambing etawa ini menghasilkan
susu yang bagus untuk kesehatan, sehingga susu kambing  etawa hasil perahan para peternaknya sangat
diminati pasar.

Menurut Ade, sudah banyak yang
berkunjung ke peternakan miliknya, mulai dari mahasiswa IPB bahkan baru-baru ini
peternakan Lefi ini menerima kunjungan mahasiswa dari daerah Lampung. Ade,
mengaku senang peternakannya menjadi pusat belajar bagi masyarakat yang
berminat mengembangkan dan membudidayakan kambing etawa ini.

“Selain hobi, usaha ini sangat profitable,
sehingga saya mengajak masyarakat untuk turut serta membudidayakan, dan saya
sangat terbuka bagi siapapun yang ingin mengetahui dan belajar tatacara
beternak kambing etawa ini.” Pungkasya.

Ade mengaku selama 4 tahun
menggeluti usaha ini, tidak ada kendala yang berarti, bahkan dari 3 ekor
kambing miliknya sekarang sudah berkembang menjadi 40 ekor, selain itu untuk
menjaga kesehatan dirinya rutin mengkonsumsi susu kambing etawa ini. ADH

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Author: 
author

Isi dengan Komentar anda...