Habiskan Anggaran Miliaran, Rehab DI Cisangu Bawah di Lebak, Fiktif ?

2560 views

Ilustrasi/net



LEBAK, BANTENDAY.com-
Belum dilaksanakannya proyek rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Cisangu Bawah tahun anggaran 2016 yang didanai Dana Alokasi Khusus (DAK) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) senilai miliaran rupiah, konon diklaim elemen masyarakat dan Kepala Desa setempat, merupakan proyek yang terindikasi fiktif akibat wan prestasi (ingkar janji-red) pihak rekanan pemenang lelang. 

Pasalnya, sebagaimana di ungkapkan Usup Kepala Desa Bojong Cae Kecamatan Cibadak Kabupaten Lebak, proyek Cisangu bawah terkesan terabaikan akibat ketidak mampuan rekanan pemenang lelang. 

Padahal, sejak diadakannya sosialisasi pra pelaksanaan pada 25 Mei lalu, antara pihak rekanan dengan masyarakat dan kelompok komunitas Perhimpunan Petani Pengguna Air (P3A), serta dihadiri para Kades, Kapolsek serta camat dari sejumlah Kecamatan di Lebak dan Serang yang dilintasi kegiatan DI tersebut. 

“ Sejak sosialisasi 25 Mei lalu yang di gelar di kantor Desa kami (kantor desa Bojong Cae-red), dimana pihak rekanan pemenang lelang berjanji akan segera melaksanakan pekerjaan. Akan tetapi, hingga saat ini belum sejengkal pun pekerjaan yang dilaksanakan,” katanya, pada media ini,  Selasa (23/08/2016) di Rangkasbitung. 

Sementara TB. Ali Wahyudin Sobri, Ketua Himpunan Pemuda Banten, menilai proyek DI Cisangu bawah yang didanai APBN miliaran rupiah tersebut, dapat dipastikan merupakan proyek gagal pelaksanaan. Sehingga, imbuh Ali, si rekanan penemang lelang harus diberikan sangsi tegas, yaitu Badan Hukum perusahaan tersebut di black list dari kegiatan tahun ini hingga empat tahun kegiatan mendatang. 

“ Kami menduga, perusahaan pemenang lelang DI Cisangu bawah tersebut, hanya sebuah perusahaan yang bermasalah, paling tidak dari sisi kemampuan keuangannya. Terbukti, sejak sosialisasi pra kegiatan Mei lalum, hingga kini proyek DI Cisangu bawah belum dilaksanakan,” tegasnya.

Menyikapi hal itu, H. Ade P. Kurnia selaku Kepala Bidang Irigasi pada Dinas Sumber Daya Air dan Permukiman (SDAP) Provinsi Banten, belum dapat dimintai komentarnya. Karena, sosok Pejabat Pembuatan Komitmen (PPK) pada proyek DI Cisangu bawah itu sedang tidak berada diruang kerjanya.

 “Pak Kabid sedang ada kegiatan diluar pak, jadi tak ada diruang kerjanya, coba lain kali bapak datang atau di hubungi lagi,” terang seorang staf di SDAP Banten. ( Yans/A1)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Author: 
author

Isi dengan Komentar anda...