Guru – Guru Melarang Hormat Bendera Merah Putih Dalam Setiap Upacara

579 views

Pesantren Yang Melarang Hormat Ke Bendera Merah Putih (Foto : via diposkan)

BOGOR, BANTENDAY.com – Sejak awal Ponpes Ibnu mas’ud secara terang-terangan menolak pemasangan bendera dan mengikuti upacara 17 agustus dikarenakan tidak mengakui NKRI. Adanya beberapa pelaku kasus teror yang terkait langsung dengan Ponpes Ibnu Mas’ud, membuktikn bahwa Ponpes Ibnu Mas’ud memiliki faham Wahabi Jihadi (baca: irhabi=teroris).

Dalam setiap upacarapun guru guru sering melarang hormat bendera pada sengsara merah putih. Inilah kronologis kejadian itu

  1. Pada hari Kamis 17 Agustus 2017 pukul 11.10 Wib, telah berlangsung kunjungan Muspika Kec. Tamansari Kab. Bogor ke dalam Ponpes Ibnu Mas’ud, menyikapi peristiwa pembakaran umbul-umbul merah putih di depan Ponpes.
  2. Kegiatan dihadiri oleh:
  1. Camat Tamansari Drs. Ahmad Sofyan, M.M
  2. Kapolsek Tamansari Iptu Nurhidayat
  3. Danpos Tamansari Peltu Pranowo
  4. Ketua MUI Kec. Tamansari H. Tata Badrodin
  5. Ketua KUA H. Hudri
  6. Kades Sukajaya Wahyudin Sumardi
  7. Kades Sukajadi Alan Sumarna
  8. Kades Sukaresmi H. Ating
  9. Kades Sukaluyu Sarif8
  10. Kades Tamansari Gumilar Suteja
  11. Kades Pasir Eurih Adang
  12. Kades Sirnagalih Amat Suparta
  13. Kades Sukamantri M. Arsya Mardjdja
  14. Cucun Sunan Nasai Pimpinan Ponpes Daarul Fikri Andalusy
  15. Babinsa se Kec. Tamansari
  16. Pol PP Kec. Tamansari
  17. Staff desa Sukajaya
  18. Warga Masyarakat Kp. Jami desa Sukajaya

Dari pihak Ponpes Ibnu Masud:

  1. Mudir/Kepala Sekolah: Mashadi Ilyas1. Mudir/Kepala Sekolah: Mashadi Ilyas
  2. Bagian Humas: Jumadi 

C. Inti dari pertemuan terebut guna mengklarifikasi terkait peristiwa pembakaran umbul-umbul merah putih yang diduga kuat dilakukan oleh salah satu penghuni ponpes. Dimana pihak Ponpes masih bersikukuh bahwa mereka ataupun orang-orang dalam Ponpes tidak tahu soal pembakaran umbul-umbul tersebut.

D. Pukul 12.00 Wib kegiatan berakhir situasi kondusif, namun warga sudah banyak yang berdatangan diluar Ponpes.

E. Sekira pukul 12.30 wib jumlah warga terus bertambah, terkonsentrasi di luar gerbang depan ponpes, dan terjadi pemblokiran jalan di depan ponpes.

F. Sekira pukul 12.40 wib, Wakapolres Kabupaten Bogor memasuki Ponpes didampingi 1 regu Dalmas

G. Sekira pukul 12. 50 wib didalam masjid ponpes ibnu mas’ud Camat Tamansari mengajak dialog pengurus dan santri ponpes. Suasana memanas diluar ponpes, dimana massa berjumlah sekitar 300 orang menuntut penutupan ponpes.

H. Pukul 13.00 wib Sat Reskrim reosrt Kab Bogor melakukan penggeledahan di kamar terduga pembakar umbul-umbul merah putih.

I. Sekitar pukul 13. 10 wib terduga pembakaran umbul-umbul An. Yusuf, 24 thn, alamat Dayeuh Kolot Bandung, sebagai pengajar ilmu fiqih & bhs arab, dibawa keluar oleh sat Resrimkrim Resort kab Bogor, menggunakan R4 Perintis dengan pengawalan pasukan dalmas. Situasi mulai memanas, massa mulai melempari atap Ponpes Ibnu Mas’ud. Namun terduga pelaku bisa dibawa keluar dan diamankan para tokoh desa setempat

J. Pukul 13.25 wib, pihak ibnu mas’ud membacakan surat pernyataan yang dibuat oleh perwakilan ponpes ibnu mas’ud humas sdr. Jumadi yang isinya:

SURAT PERNYATAAN

ATAS NAMA IBNU MAS’UD TENTANG PEMBUBARAN PESANTREN IBNU MAS’UD DAN MENINGGALKAN TEMPAT / PESANTREN.

KAMI ATAS NAMA SELURUH PENGURUS DAN SANTRI SERTA STAF PENGAJAR IBNU MAS’UD BERSEDIA UNTUK MENINGGALKAN PESANTREN INI DAN MEMBUBARKAN KEGIATAN PESANTREN IBNU MAS’UD SAMPAI DENGAN 17-09-2017.

DEMIKIAN PERNYATAAN INI KAMI BUAT DENGAN PENUH KESADARAN DAN TANGGUNGJAWAB DAN BUKAN ATAS TEKANAN DARI SIAPAPUN

BOGOR, 17 AGUSTUS 2017

JUMADI: TANDA TANGAN DI ATAS MATERAI 6000

MASYHUDI: TANDA TANGAN

WAHYUDIN SUMARDI: TANDAN TANGAN

SAKSI: MASYARAKAT

K. Pukul 13.30 wib Kades Sukajaya wahyudin sumardi, memberikan pengumuman kepada massa yang berunjuk rasa bahwa ponpes ibnu mas’ud akan ditutup dengan batas waktu 1 bulan, dan menghimbau massa tidak bertindak anarkis dan membubarkan diri dengan tertib.

Massa menyambut keputusan tersebut dengan antusias. Sekira pukul 13.45 wib massa mulai membubarkan diri dari depan ponpes dengan aman dan tertib, situasi kondusif. (Budi Bongkar. Ozis dan team) 

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Bendera Dilarang Hormat HUT RI 72 Kemerdekaan Merah Putih

Author: 
author

Isi dengan Komentar anda...