Dua Wartawan TV Jadi Korban Cyber Crime

2339 views

image

Istimewa

TANGERANG, BANTENDAY.com – Kembali kejahatan di dunia maya atau cyber crime yang tergolong masiv mulai menebarkan aksinya guna mencari  dan memangsa korban. Kali ini, aksi dari pelaku cyber crime dengan menggunakan modus yang tergolong  baru menimpa  dua wartawan televisi swasta nasional yang bertugas di Tangerang.

Blackberry Messenger (BBM) milik Sukron kontributor MNC Media Grup dan Koesnaedy kontributor TV One menjadi korban cyber crime. Awalnya, hacker hanya mengirimkan pesan otomatis “PING!!!”, lalu setelahnya akan bertanya “dimana?”. Bila dibalas oleh si penerima, hacker akan mengirimkan pesan “bisa minta tolong gak?”

Bila di respon si pelaku akan balas lagi “Tolong isiin aku pulsa 200 ribu ya, nanti uangnya diganti”. Pelaku kemudian mengirimkan sebuah nomor handphone 085397395950 yang sebelumnya tidak dikenal. Nomor yang dikirimkan tersebut sama dengan nomor yang dikirimkan juga pelaku yang mengheck ID BBM milik Sukron dan Koesnady.

Sejumlah rekan dari kedua kontributor yang curiga langsung mengkonfirmasi kepada Sukron dan Koesnady. Alhasil Sukron mengaku, kalau nomor tersebut bukan miliknya, ia pun tidak merasa meminta pulsa senilai Rp200 ribu ke teman-teman yang ada di kontak BBM-nya. Bahkan, dia baru mengetahui kalau BBM-nya terkena hacker dari sejumlah teman yang mengkonfirmasi.

“Malah naasnya ada teman yang sudah transfer pulsa Rp200 ribu, baru konfirmasi ke saya. Disitu saya sadar kalau di heck,” ujar Sukron.

Seketika itu juga, aplikasi BBM Sukron tak bisa digunakan, bahkan seluruh kontak di BBM terhapus secara otomatis. Tak berhenti meminta pulsa, hacker yang mengatasnamakan Sukron kemudian menyebarkan pesan berantai situs porno beserta alamat link-nya. Bila dibuka, situs tersebut akan meminta email dan juga ID BBM.

Awalnya Sukron mengaku sama sekali tidak pernah membuka situs porno apalagi mendapat pesan berantai tersebut. Dia hanya membuka link nonton film gratis melalui smartphonenya.

“Buat bisa mengakses nonton gratis film itu saya harus masukkan alamat email dan ID BBM, nah saya masukan. Tahu-tahu handphone saya error, setelah saya restart malah begini jadinya,” paparnya.

Kini, Sukron menyebarkan pesan melalui aplikasi media sosial lainnya agar tidak memperdulikan isi pesan penipuan tersebut.

Kejadian serupa juga pernah menimpa Kabag Humas Pemkot Tangerang Wahyudi. Saat itu dia sampai melaporkannya ke Polsek Tangerang, dan hingga kini penyelidikannya masih berlangsung.(gus/a1)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Crime Cyber Dua Jadi Korban TV Wartwan

Author: 
author

Isi dengan Komentar anda...