DPPKAD Kota Tangerang Selatan Kembangkan Pelayanan Sistem Online 

4210 views

Ilustrasi: ist

TANGERANG SELATAN, BANTENDAY.com – Untuk meningkatkan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat sekaligus menertibkan pengecekan data administratif, Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Tangerang Selatan mengembangkan sistem online untuk pelayanan pembayaran Biaya Peralihan atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

BPHTB sendiri sudah dikelola oleh DPPKAD sejak 2011. Namun baru pada 2014 pembayaran dan transaksi BPHTB dibuatkan dalam sistem online, yakni lewat E-BPHTB.

Dalam sistem tersebut, nantinya data dari Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) akan dikirim ke DPPKAD. Kemudian DPPKAD akan mengeluarkan nomor register yang nantinya akan digunakan sebagai kode bayar saat melakukan pembayaran di bank.

Kepala Bidang Pendapatan Daerah PBB dan BPHTB DPPKAD Tangsel, Indri Sari Y mengatakan sistem register online tersebut juga berfungsi untuk mencegah pemalsuan pembayaran BPHTB.

“Dengan E-BPHTB tersebut akhirnya kami bisa mengetahui dan menemukan pembayaran pajak BPHTB yang dipalsukan.

Sedangkan untuk pelayanan PBB sendiri, Indri menjelaskan bahwa saat ini ada beberapa sistem informasi yang baru diterapkan pada 2015. 

Di antaranya adalah SMS Gateaway, E-SPPT, dan I-PBB.

Untuk SMS Gateaway sendiri berfungsi untuk memberikan informasi kepada wajib pajak tentang jumlah tagihan atau tunggakan yang mesti dibayar. Sedangkan E-SPPT (Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang) dan sistem I-PBB pada dasarnya berfungsi sama, yakni mempermudah akses wajib pajak untuk melakukan pembayaran atau akses lainnya.

“Sistem-sistem tersebut baru kami terapkan pada 2015 ini. Sehingga kendala konvensional yang dikeluhkan masyarakat, seperti terbatasnya jam kantor, antrean, dan sebagainya bisa diatasi,” ucap Indri.

Tak hanya itu, kini DPPKAD juga telah memberlakukan program jemput bola untuk pembayaran PBB. DPPKAD memberikan pelayanan mobil keliling untuk pada setiap Sabtu dan Minggu. Dalam pelayanan itu Dinas Pendapatan Daerah Tangsel bekerjasama dengan Bank Persepsi (BJB dan BCA).

Saat ini sudah disediakan sedikitnya 12 loket pelayanan pembayaran PBB di mobil keliling yang beroperasi setiap Sabtu dan Minggu. Berikut lokasi 12 loket tersebut:

1. Loket BSD, Gedung serbaguna sektor 1.3.

2. Loket Pamulang, Kecamatan Pamulang.

3. Loket Serua, Kelurahan Serua.

4. Loket Rengas, Kelurahan Rengas.

5. Loket Cinere, Perumahan Vila Cinere.

6. Loket Jombang, Kelurahan Jombang.

7. Loket Bintaro, di KCP BJB, depan Bintaro.

8. Loket Villa Melati, Perum Melati mas residence.

9.Loket Paku Jaya, Kelurahan Paku Jaya.

10. Loket Alam Sutera, kantor pengelolaan Alam Sutera

11. Loket Setu, Kelurahan Setu.

12. Loket Pondok Pucung, Kelurahan Pd. Pucung.

Nantinya DPPKAD juga akan melakukan sensus data objek pajak secara bertahap selama lima tahun ke depan. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan pendapatan secara langsung dari Pajak Bumi dan Bangunan, mengingat data yang ada saat ini yakni sekitar 400 ribu SPPT lebih, masih diragukan validitasnya.

“Saat ini data yang masuk hanya menyebutkan objek lahannya saja, sementara jika di-cek ternyata di atas lahan itu juga terdapat bangunannya. Jadi hal itu yang akan kita verifikasi,” pungkas Indri.
Selain mengedepankan pembayaran PBB dengan sistem Online, selama ini  Proses pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) seringkali memakan waktu yang tidak sebentar. Kerap kali kesabaran harus diuji karena antrian yang mengular di loket pembayaran.

Namun saat ini  semua itu tinggal masa lalu. Kini BCA hadir di sisi Anda menemani proses pembayaran PBB dengan mudah dan aman.

Kamis (2/4) lalu PT Bank Central Asia, Tbk (BCA) menandatangani Nota Kesepahaman Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Nota tersebut ditandatangani Kepala Divisi Pengembangan Dana dan Jasa BCA, Ina Suwandi dan Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmy Diany.

Ke depannya, kerja sama tersebut akan memudahkan penduduk Tangerang Selatan membayar PBB. Diharapkan, tidak ada alasan bagi penduduk Tangerang Selatan untuk terlambat atau mengabaikan pembayaran.

Sebab, penduduk Tangerang Selatan kini dengan mudah dapat memanfaatkan ATM BCA dan Internet Banking BCA. Dengan fasilitas tersebut, antrian yang mengular di loket pembayaran pun dapat dihindari.

“Sebagai salah satu perusahaan perbankan, BCA selalu berkomitmen mendukung program pemerintah yang berhubungan dengan penerimaan negara, baik di tingkat daerah maupun pusat. Kami harap nantinya seluruh penerimaan dapat lebih objektif dan optimal. Cara ini juga memberi kemudahan bagi pemerintah daerah dan masyarakat, terutama yang menjadi nasabah BCA,” ujar Ina Suwandi.

Airin Rachmy Diany selaku Wali Kota pun mengungkapkan dukungannya. “Pajak daerah merupakan sumber penerimaan yang sangat penting. Sistem pembayaran melalui BCA tentunya akan semakin memudahkan pembayaran. Masyarakat jadi lebih banyak pilihan untuk melakukan pembayaran PBB P-2,” ujar Airin.

PBB-P2 tersebut, sambung Airin, merupakan penerimaan utama bagi APBD Tangsel. Diharapkan, dengan sistem ini pendapatan Pemerintah Tangerang Selatan dari PBB-P2 jadi lebih optimal, sehingga pembangunan dapat terus berjalan.

Bagi BCA, kerjasama dengan pihak pemerintah perihal pembayaran PBB adalah untuk yang kedua kalinya. Sebelumnya, pada tahun  BCA telah bekerjasama dengan Pemprov DKI untuk hal yang sama. (Adv)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Penulis: 
author

Isi dengan Komentar anda...