Dokter Gadungan di Malingping Lakukan Operasi Lubang Anus Buataan Keluarga Trauma

1796 views

Poto : Bayi yang di operasi oleh dokter gadungan, saat di rumahnya di kp codangdang, DsCipeundey, Kec, Malingping

BANTENDAY.com – Lebak. Nasib malang yang di alami Bayi usia sekitar 100  hari dari pasangan Muklis dan Rani, warga Kampung Ciginggang Desa Cipeundeuy, Kecamatan Malingping Lebak Banten,  dimana bayi tersebut ada  kelainan pada organ tubuhnya, yaitu tidak memiliki lubang anus, atau istilah kedokteran ( Atressiani red ).

Adalah Ade dokter gadungan seorang warga buruh serabutan yang ber alamat di Pasar wanasalam kecamatan wanasalam lebak banten, merupakan orang telah melakulan tindakan operasi pembuatan lubang anus terhadap bayi merah berusia sekitar 100 hari tersebut, tanpa memiliki ijin peraktek dan peralatan yang khusus.

Menurut sumber dari Kepala Puskesmas Cipeundey, H. Ade, saat di dimintai informasi  bantenday.com senin 11/12/2017, mengatakan sedikit keronologis kejadian, membenarkan pada bulan oktober lalu pernah menangani pertolongan persalinan bayi yang tidak memiliki anus sebagai lubang pembuangan kotoran, dan sempat melakukan koordinasi dengan pihak desa, mengingat keluarga tersebut tidak memiliki JKN, untuk agar dibuatkan Jaminan Kesehatan Nasional, tetapi tidak ada tindak lanjut dari petugas desa Cipeundeuy. 

Sampai tibalah seorang warga bernama “Ade” merupakan warga kampung pasar wanasalam kecamatan wanasalam, yang mungkin dirinya menaruh iba dan mengaku kepada keluarga pasien, bahwa dirinya memiliki keahlian operasi medis atau dokter specialis bedah pembuatan lubang anus terhadap bayi malang tersebut, ungkapnya.

Sementara Ade yang di duga sebagai dokter gadungan, saat di hubungi banyenday.com via telpon calluler, mengakui tindakan yang di lakukanya adalah sebatas melakukan pertolongan, karena bayi tersebut sudah di bawa ke RSUD rangkasbitung dan Malingping, namun tidak ada tindakan penyembuhan apapum dari petugas kesehatan lebak, bahkan dirinya memponis sang bayi yang jika dalam dua hari waktu itu tidak segera di lakukan pembuatan anus, maka si bayi akan meninggal, alibinya.

” saya hanya bersifat menolong, karena waktu sang bayi hanya tinggal dua hari, jika tidak segera di operasi maka bayi itu akan mati Pak” terangnya kepada bantenday.com. 

Namun dokter gadungan Ade, menyadari kesalahan atas tindakanya yang tidak memiliki surat ijin peraktek dokter dan tidak di dampingi petugas kesehatan setempat, pada saat melakukan operasi anus, bahkan dirinya mengaku sebagai pengurus salah satu lembaga swadaya di indonesia. ( K1 )

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Author: 
author

Isi dengan Komentar anda...