DKPP Nyatakan Anggota Panwaslu Lebak Asep Saepudin Tidak Terbukti Langgar Kode Etik

587 views

Anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Lebak Asep Saepudin (Foto : Iist)

LEBAK, BANTENDAY.com – Salah satu Komisioner Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) kabupaten Lebak Asep Saepudin yang dilaporkan beberapa elemen masyarakat bahwa dirinya, bekerja tidak sesuai amanah dan dikatakan telah melanggar kode Etik penyelenggara pemilu.

Menurut keterangan dirinya (Asep red) mengaku tetap fokus bekerja sesuai dengan tanggung jawabnya serta tufoksinya sebagai anggota komisioner Panwas, hal itu dilakukan hanya karena berdasarkan bekerja secara profesional.

Sebelumnya pihaknya  dilaporkan oleh segelintir elemen masyarakat Lebak,ke Dewan Kehormatan  Penyelenggara Pemilu (DKPP) dengan dugaan  telah melabrak atruan Panwas dan kode etik.

Namun tuduhan tersebut  tidak terbukti sama sekali, pasalnya DKPP menyatakan Asep Saepudin tidak terbukti bersalah melakukan pelanggaran kode etik.

Hal tersebut dituangkan Melalui surat keputusan DKPP Nomor 122/DKPP-PKE-VI/2017, bahwa Asep Saepudin dinyatakan tidak melanggar kode etik apa yang telah dituduhkan oleh pelapor, dengan begitu secara otomatis DKPP telah memulihkan nama baik  Asep.

“Dari dulu juga saya selalu optimis tidak melanggar aturan dan saya bekerja sesuai aturan perundang-undangan dan sesuai tufoksinya,.tentunya saya mengabaikan tuduhan itu,setelah ada putusan dri DKPP saya merasa lega, akhirnya dengan putusan tersebut masyarakat menjadi tahu bahwa saya tidak melakukan pelanggaran apapun,” terang Asep kepada Bantenday.com Kamis, (1/2/2018).

Ia  bersyukur  bahwa masih diberikan kepercayaan sebagai penyelenggara, dengan hasil putusan yang dikeluarkan oleh DKPP.

”Saya akan buktikan hal ini dengan integritas yang tinggi dan  bekerja secara Profesional, saya pribadi mengucapakan terima kasih kepada semua pihak yang telah mempercayai saya untuk terus beraktifitas, terutama kepada DKPP,” kata Asep (Red/LNH)

 

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Author: 
author

Comments are closed.