Dituding Curang, KPU Lebak Bakal Dipidanakan Calon Perseorangan

773 views

Tim Cecep Sumarno dan Didin Saprudin, Cabup – Cawabup Lebak dari jalur perseorangan saat menggelar jumpa pers di salah satu hotel di Rangkasbitung.

LEBAK, BANTENDAY. com –  Tim Kuasa Hukum bakal calon Bupati Lebak periode 2017 – 2022 dari jalur perseorangan, Cecep Sumarno dan Didin Safarudin, Ida Chaerani mengatakan, pihaknya tengah mengajukan upaya hukum kliennya yang tediri dari tiga upaya hukum.

Dijelaskan Ida, dalam Undang-Undang Nomor 10 tahun 2016, tentang perubahan kedua atas UU nomor 1 tahun 2015, itu dimungkinkan kepada kliennya untuk mengajukan upaya hukum. 

“Sekarang yang sedang berlangsung adalah upaya hukum atas keberatan administrasi, tapi dilain itu kami sedang mempelajari berkas untuk mengajukan laporan pidana yang diatur di dalam Undang – Undang yang telah tadi saya sebutkan, juga kita akan laporkan ke dewan kode etik penyelenggara pemilu,” ujar Ida Chaerani. 

 Ida menjelaskan, untuk sementara upaya hukum yang tengah ditempuh pihaknya masih tiga upaya hukum, namun tidak tertutup kemungkinan kata Ida, apabila ada hal -hal yang nanti terungkap dikemudian hari, itu tidak menghapus hak kliennya untuk melakukan upaya hukum lanjutan.

Cecep Sumarno Balon Bupati Lebak 2017-2022 dari jalur perseorangan mengatakan, pihaknya tengah melaksanakan gugatan kepada Panwaslu Lebak, karena terdapat pelanggaran secara administrasi dan dugaan kecurangan yang dilakukan oleh pihak KPU Lebak terkait pencalonan dirinya di Pilkada Lebak yang berpasangan dengan Didin Saprudin.

Cecep Sumarno dan Didin Saprudin juga mengklaim bahwa berkas dukungan yang dimilikinya yang sudah diserahkan kepada KPU sudah sesuai Silon.

“Urusan menang kalah dalam pilkada itu takdir tuhan, tapi pembelajaran hukum bagi oknum KPU yang sudah melakukan pendzoliman akan tetap berlanjut,” tegas  CS

Untuk diketahui, paslon Bupati dan Wakil Bupati Lebak dari jalur persorangan yakni Cecep Sumarno dan Didin Saprudin tengah melakukan upaya gugatan terhadap KPU Lebak kepada pihak Panwaslu setempat.

Gugatan tersebut dilakukan paslon perseorangan itu, lantaran sebelumnya KPU Lebak telah menyatakan berkas dukungan KTP yang diserahkan oleh paslon perseorangan, Cecep Sumarno dan Didin Saprudin  ke KPU Lebak dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Lebak dari jalur perseorangan.

Sidang musyawarah pertama digelar  Panwaslu Kabupaten Lebak pada Kamis (7/11/2017) lalu. Kemudian sidang kedua digelar oleh Panwaslu pada Sabtu (9/12/2017), dengan agenda mendengarkan jawaban tertulis dari termohon yakni KPU atas gugatan yang disampaikan pasangan Cecep Sumarno dan Didin Saprudin.

Pada sidang kedua itu terjadi saling sanggah dari kedua belah pihak, sehingga panwaslu mengambil keputusan melanjutkan kembali sidang musyawarah pada hari Senin (11/12/2017) mendatang. (K1) 

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Author: 
author

Isi dengan Komentar anda...